Sukses

Tanda Kehamilan

04 Feb 2020, 09:19 WIB
Pria, 21 tahun.

Halo dokter, tgl 1-7 pasngan saya mens dan siklusnya biasa 28-30 hri. tgl 9 kmi berhubungan dan buang di luar sampai 4 kali, tpi kami khawatir ada sperma yang tertinggal dan tgl 11 minum postinor, stlah itu dia merasa panggul pegal, prut kram pyudra nyeri dan akhirnya tgl 17 keluar darah cukup deras namun tidak sederas haid biasanya sampai tgl 20, tgl 21-22 tinggal flek dan habis. Tgl 21-23 disertai libido yang naik tidak biasanya, tgl 24 kmi lari sore untuk menekan libidonya dan flek lgi mlm harinya. Tgl 26 flek lgi di awali agak kekuningan dan kemudian flek darah biasa setelah itu tidak ada lgi. Tgl 29 tespeck negatif. Pertanyaan saya: 1. drah yang keluar pda tgl 17 apakah hanya efek postinor atau haidnya di percepat? 2. Apakah mungkin pda tgl 24 atau 26 adalah flek akibat implantasi? 3. Kira2 kalau seandainya tgl 17 adlh haid, kapan dia akan dapat haid lagi? Karna sudah terlambat 3 hari dri jadwal haid biasanya. 4. Apakah masih mungkin untuk hamil setelah mengalami gejala di atas? 5. Apakah postinor dapat mempengaruhi HCG sehingga tidak terbaca di tespeck 6. Pasangan saya saat ini mengalami penurunan frekuensi buang air besar. Apa ini pengaruh postinor atau kehamilan? Terimaksih dokter mohon di jawab pertanyaan saya karena kami baru berhubungan pertama kali dan belum berhubungan lgi sampai sekrang.

Terima kasih telah bertanya mengenai tanda kehamilan melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami mencoba memahami kekhawatiran Anda. Namun, perlu diingat bahwa untuk kondisi seperti yang Anda dan pasangan alami perlu pemeriksaan langsung karena keterbatasan data yang kami peroleh melalui forum ini. 

Kami tidak dapat menentukan apakah darah atau flek yang keluar pada tanggal yang Anda sebutkan merupakan darah menstruasi atau implantasi. Untuk haid berikutnya, kami pun tidak dapat menentukan, karena kami tidak mengetahui berapa hari siklus menstruasi pasangan Anda. Padahal untuk dapat mengetahui perkiraan tanggal haid berikutnya diperlukan data siklus menstruasi setidaknya tiga bulan sebelumnya. Sementara itu, untuk penggunaan kontrasepsi darurat seperti postinor, bila dikonsumsi sesuai anjuran dan dalam waktu yang tepat, cukup efektif untuk mencegah kehamilan. 

Tanda kehamilan yang pertama adalah telatnya menstruasi. Tanda-tanda kehamilan lainnya terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti. Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain adalah:

sering berkemihpembesaran dan nyeri payudaramualperasaan lelahdaerah sekitar puting susu menghitampeningkatan suhu tubuhflek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding Rahim, dsbKeluarnya perdarahan kecil atau flek-flek kecoklatan dalam waktu singkat karena proses penempelan calon bayi pada dinding rahim biasanya hanya terjadi dalam 1 hari saja.

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaanterdengar bunyi jantung janin pada auskultasiterlihat gambaran janin pada USG atau scanningUntuk memastikan apakah terjadi kehamilan pada diri Anda perlu dilakukan pemeriksaan pasti karena gejala-gejala lainnya hanya merupakan pertanda tidak pasti. Kami sarankan jika Anda terlambat haid lebih dari 2-3 minggu sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan mencapai 99%. Bahkan garis tipis saja sudah menunjukkan hasil yang positif. Namun, testpackjuga dapat menunjukkan hasil negatif palsu (hasilnya negatif, namun terdapat kehamilan) ataupun positif palsu (hasilnya positif, namun tidak disertai kehamilan). Untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan itu, diperlukan konfirmasi USG.

Beberapa penyebab terjadinya hasil negatif palsu adalah akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi. Hasil positif telah dapat ditemukan 8 hari setelah pembuahan pada 5% perempuan (bukan hubungan seksual, pembuahan terjadi bergantung pada masa subur wanita), dan angka ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Pemeriksaan test pack dapat dilakukan 1 hari setelah menstruasi terlambat, namun masih dapat terjadi hasil negatif karena rendahnya kadar hormon sehingga tidak terdeteksi.

Oleh sebab itu testpack dapat dilakukan kembali setelah ada keterlambatan lebih dari 1 minggu (sesuai siklus menstruasi). Masih juga ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang pemeriksaan 1 - 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah atau pemeriksaan USG untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terkait tanda kehamilan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar