Sukses

Pengobatan Radang Tenggorokan
29 Jan 2020, 12:14 WIB
Wanita, 23 tahun.

Maaf menganggu waktunya, saya ingin bertanya dok. Jadi, beberapa minggu yg lalu saya baru sembuh dari batuk kering yg berkepanjangan. Sejarahnya saya tiap sakit batuk kering, emang selalu lama sembuh. Tapi tiba2, beberapa hari yg lalu tenggorokan saya sakit. Awalnya tidak terlalu sakit tapi benar2 ngilu telinga saya dibuatnya. Dan kemudian jd bener2 sakit, sampai tiap saya makan, saya keluar air mata karna sangking perihnya. Saya pun inisiatif cek tenggorokan saya pakai senter, dan saya melihat tepat dibekas operasi amandel saya ada selaput putih dan disampingnya sariawan. Dia 2 hal yg berbeda dok, jd selaput putihnya agak tebal, kemudian sampingnya bener2 sariawan bulat dengan tengahnya berwarna merah. Saya jg demam, tiba2 agak flu dan baruk lagi, tulang saya nyeri2. Saya blm bisa pergi keklinik karna saya masih menunggu ortu saya pulang dr luar kota. Jd saya cuma beli parasetamol dan imboost, kemudian minum lasegar tp udah 4-5hari tidak menunjukkan baik. Kira2 dokter tau apa yg saya alami? Btw saya emg punya imun yg rendah dok, saya emg gampang sakit. Trimakasih:)

Selamat siang mbak. 

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Kemungkinan gejala yang anda alami adalah merujuk pada penyakit radang tenggorokan. Radang tenggorokan adalah suatu peradangan pada tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi ini umumnya bersifat akut dan menyerang saluran tenggorokan. Saat mengalami kondisi ini, biasanya penderita akan merasa sakit di bagian tenggorokan hingga susah menelan.

Radang atau disebut juga faringitis streptokokus merupakan infeksi menular yang dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan penderitanya. Kontak bisa terjadi lewat aktivitas yang melibatkan lendir atau air liur. Misalnya: lewat ciuman atau penggunaan sikat gigi yang terkontaminasi.

Ada beberapa komplikasi kesehatan yang bisa ditimbulkan oleh radang tenggorokan, seperti:

1. Infeksi telinga

2. Radang ginjal (glomerulonefritis)

3. Demam rheumatik

4. Streptokokus toxic shock syndrome

5. Sinusitus

Dalam mendiagnosis radang tenggorokan, dokter akan melakukan wawancara medis terlebih dahulu. Wawancara medis meliputi pertanyaan apakah Anda mengalami demam, nyeri tenggorokan dan nyeri saat menelan, serta mempunyai benjolan di sekitar leher.

Dokter juga akan bertanya mengenai gejala-gejala yang Anda alami, untuk kemudian meneruskannya kepada pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan fisik, dapat ditemukan adanya:

Amandel yang membesar.Selaput lendir yang melapisi tenggorokan mengalami peradangan (bisa ringan ataupun berat), dan tertutup oleh selaput yang berwarna keputihan atau mengeluarkan nanah.Demam, bisa juga tanpa demam.Pembesaran kelenjar getah bening di leher.Pada infeksi akibat bakteri, jumlah sel darah putih akan meningkat. Sedangkan pada infeksi akibat virus, jumlah sel darah putih biasanya normal atau sedikit meningkat.Pemeriksaan terhadap apus tenggorokan. Pada infeksi akibat bakteri, dalam pemeriksaan apus ini akan tumbuh koloni bakteri pada biakan di laboratorium.

Pengobatan radang tenggorokan bisa dilakukan dengan terlebih dahulu mendapatkan pertolongan pertama di rumah. Pertolongan pertama pada radang tenggorokan adalah dengan mengonsumsi pereda nyeri seperti parasetamol, ibuprofen, atau asam mefenamat.

Jika ingin mengonsumsi aspirin, perlu diketahui bahwa obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak dan remaja yang berusia di bawah 18 tahun karena bisa menyebabkan sindrom Reye.

Anda juga bisa berkumur dengan larutan garam hangat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi nyeri di tenggorokan. Jika tidak kunjung sembuh, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Jika penyebabnya diduga adalah bakteri, maka pengobatan dilakukan dengan memberikan antibiotik. Penting bagi penderita untuk meminum obat antibiotik sampai habis sesuai anjuran dokter, agar tidak terjadi resistensi pada kuman penyebab radang tenggorokan.

Radang tenggorokan akan membuat ketidaknyamanan pada kegiatan makan. Karena itu, agar cepat sembuh, konsumsilah makanan lunak dan berkuah sehingga mudah ditelan.

Saat pemulihan, usahakan untuk banyak beristirahat dan mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup.

Pencegahan Radang TenggorokanLakukan tindakan berikut untuk mencegah radang tenggorokan:

• Biasakan mencuci tangan. Terutama setelah menggunakan toilet, setelah bersin atau batuk, sebelum makan, dll.• Hindari mengonsumsi makanan maupun menggunakan peralatan makan secara bersama-sama.• Gunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol, bila kondisi Anda tidak memungkinkan untuk mencuci tangan.• Bersihkan telepon, TV, dan keyboard komputer secara teratur dengan menggunakan antiseptik.

Berikut terlampir beberapa artikel yang berkaitan dengan konsultasi Anda.

Terima kasih telah bertanya menggunakan fitur e-konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.

Jangan ragu untuk berkonsultasi kembali jika masih ada keluhan.

Ibu juga dapat berkonsultasi melalui aplikasi KlikDokter kapanpun dan dimanapun.

Semoga Ibu lekas membaik.

0 Komentar

Belum ada komentar