Sukses

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
16 Jan 2020, 11:48 WIB
Pria, 20 tahun.

dok Umur saya 20thn.. tapi waktu saya kerumah sakit karena flu saya ditensi dan tensi darah saya 160 saya memang suka ngerokok dan minum alkohol apa yg harus saya lakukan dok untuk menurunkan tensi saya

Terima kasih telah bertanya seputar tekanan darah tinggi melalui fitur Tanya Dokter.

Hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering tanpa gejala. Jika erdapat gejala, keluhan hipertensi antara lain: sakit/nyeri kepala, gelisah, jantung berdebar-debar, pusing, leher kaku, penglihatan kabur, dan rasa sakit di dada. Keluhan tidak spesifik antara lain tidak nyaman kepala, mudah lelah dan impotensi.

Faktor risiko dibedakan dalam 2 kelompok, yaitu kelompok yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi. Hal yang tidak dapat dimodifikasi adalah umur, jenis kelamin, riwayat hipertensi dan penyakit kardiovaskular dalam keluarga. Hal yang dapat dimodifikasi, yaitu:

Riwayat pola makan (konsumsi garam berlebihan).Konsumsi alkohol berlebihan.Aktivitas fisik kurang. Kebiasaan merokok.Obesitas.Dislipidemia.Diabetus Melitus.Psikososial dan stres.Peningkatan tekanan darah dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup.

Modifikasi gaya hidup.Gizi seimbang dan pembatasan gula, garam dan , Diet kaya buah, sayuran, produk rendah lemak denganjumlah lemak total dan lemak jenuh yang rendah (Dietary Approaches To Stop Hypertension).Mempertahankan berat badan dan lingkar pinggang ideal.Gaya hidup aktif/olah raga teraturStop merokok.Membatasi konsumsi alkohol (bagi yang minum).Obat-obatan inisial. Jika Hipertensi tidak dapat diatasi dengan modifikasi gaya hidup diatas, maka perlu diberikan obat-obat golongan anti-hipertensi. Diperlukan komitmen dan disiplin terapi dalam menggunakan obat ini, dimana obat diminum harus setiap hari sesuai dengan dosis yang dianjurkan, walaupun penderita tidak merasakan adanya keluhan. Untuk penyesuaian dosis seperti yang Anda tanyakan sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter penyakit dalam. 

Jika dengan cara diatas tekanan darah tinggi tidak juga dapat dikontrol (resistensi hipertensi), maka sebaiknya Anda memeriksakan diri kepada dokter spesialis Penyakit dalam, karena hal ini termasuk dalam kegawatan hipertensi. Selain itu kondisi-kondisi dimana penderita harus segera dirujuk yaitu bila menderita hipertensi dengan adanya komplikasi atau Terjadi kirisis hipertensi (tekanan darah >180/120).

Peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan komplikasi, seperti stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar