Sukses

Buang Air Kecil Tidak Lancar

07 Jan 2020, 10:46 WIB
Wanita, 63 tahun.

Saya mengalami ketidak lancaran dalam buang air kecil. Oleh dokter diberikan tablet Urief 0.4 selama 1 bulan. Tidak saya rasakan hasil nya dan kami diminta untuk test uroflowmetri (dilakukan di Januari 2020). Hasil uroflowmetri juga tidak baik. Grafik parabola tidak bisa terbentuk, proses buang air kecil tersendat. Tetapi dari USG view prostate tidak bermasalah., tidak ada perbedaan ukuran (pembesaran), dibandingkan dengan USG 1 tahun yang lalu. USG terakhir dilakukan di Desember 2019 dan Januari 2020, setelah uroflowmetri. Sekarang dokter meminta saya untuk minum tablet Ubretid 5 mg dan Harnal 0.4 OCAS. Saya membaca diinternet bahwa tablet Ubretid sudah tidak digunakan lagi di Eropa sejak tahun 2013. Bagaimana menurut pendapat dokter. Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai BAK Tidak Lancar.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Sejak kapan Anda merasakan keluhan tersebut? Apakah keluhan disertai dengan gejala seperti BAK keruh? BAK berdarah? keluar pasir dari air kencing? BAK terputus-putus? anyang-anyangan? Apakah Anda harus mengedan sewaktu BAK? Apakah setelah BAK masih ada sedikit urin yang menetes-netes?

Memang buang air kecil (BAK) tidak lancar dapat merupakah salah satu tanda dari infeksi saluran kemih. Namun kami harus melakukan pemeriksaan urine dan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah Anda mengalami infeksi saluran kemih ataupun penurunan fungsi ginjal.

Kami akan menjelaskan mengenai infeksi saluran kemih. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Karena bentuk anatomis saluran kemih pada wanita, ISK memang lebih mudah menyerang kaum hawa. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), BAK sakit terutama pada akhir masa berkemih, anyang-anyangan atau BAK tidak tuntas dan rasa masih ingin berkemih lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air seni yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, harus diakukan pemeriksaan urin lengkap dan dapat pula dilakukan pemeriksaan kultur urin untuk mengetahui dengan pasti bakteri penyebab infeksi.

Berikut beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan sehari-hari untuk mencegah terjadinya ISK:

Tingkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari

Jangan pernah menahan hasrat untuk berkemih, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK

Segera BAK setiap selesai berhubungan seksual.

Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih.

Kami sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter spesialis urologi untuk tatalaksana yang optimal serta mengevaluasi penyebab dasar dari BAK yang tidak lancar. Adapun yang dapat Anda lakukan sendiri sebagai tindakan pencegahan adalah:

konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 2 liter/hari atau 8 gelas/hari)

hindarilah kebiasaan menahan kemihjagalah kebersihan daerah kemaluan

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai BAK Tidak Lancar. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar