Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Penis Bengkok dan Bintik pada Penis

29 Dec 2019, 12:17 WIB
Wanita, 16 tahun.

Halo dok, Maaf mengganggu dok. Saya mau tanya dok. Ada dua keluhan saya dok. Pertama, kulit saya itu muncul bintik bintik hitam gitu dok, munculnya dulu setelah saya sunat. Seperti bekas cacar. Sering terasa gatal dok, kalau cuacanya panas. Apakah masih bisa hilang bintik bintik itu dok? Kedua, Mohon maaf dok, Alat kelamin saya (penis) itu bengkok ke kiri dok, jadi tidak bisa lurus dok, saya juag tidak tau apa penyebabnya. Apakah dapat sembuh kembali dok? Terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar Penis Bengkok dan bintik pada penis dengan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Penis yang bengkok tentu menimbulkan kekhawatiran. Normalnya, penis memang sedikit bengkok. Namun, ada keadaan yang membuat penis bengkok dengan derajat bervariasi baik ke atas-bawah, maupun kiri-kanan. Keadaan ini disebut dengan Peyronie’s Disease.

Peyronie's Diesase merupakan  keadaan terbentuknya lapisan jaringan  fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi.

Pada penis dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menyebabkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa struktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang jika diperlukan. Pemeriksaan penunjang dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Bedasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merencanakan tatalaksana yang sesuai untuk keadaan Anda.

Untuk masalah bintik pada penis :

Sejak kapan Anda mengalaminya? Ada beberapa penyebab bintik pada kepala penis, yaitu :

1. Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules)

Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules) biasanya diiring dengan munculnya:

bintik-bintik berbentuk kubah atau runcing,diameternya kurang dari 0,5 cm,sewarna kulit atau terlihat keputihanbiasanya berlokasi di kepala penis.Biasanya tersusun mengelilingi kepala penis dalam beberapa baris. Bintik-bintik ini tidak berbahaya dan merupakan varian normal. Bintik-bintik ini tidak ditularkan melalui hubungan seksual.

2. Moluskum Kontagiosum

Bintik-bintik berbentuk kubah dengan lekukan di bagian tengahnya, diameternya dapat < 0,5 cm sampai berukuran sebesar biji jagung. Sewarna kulit atau kadang keputihan seperti lilin. Dapat terletak di mana saja sepanjang penis dan di daerah sekitar kemaluan. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual dan disebabkan oleh virus poks.

3. Herpes Genitalis (Herpes Simpleks)

Bintil-bintil berisi cairan jernih atau bernanah, berkelompok di atas kulit yang memerah. Jika pecah maka akan terasa nyeri. Dapat disertai dengan demam, rasa lemas dan tidak nafsu makan. Penyakit ini merupakan infeksi menular seksual dan disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe II. Namun, pada pelaku seksual oral, infeksi di daerah genitalia dapat juga disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe I.

4. Infeksi Jamur (Balanitis Kandida)

Bintil-bintil berdinding tipis dan berisi cairan nanah. Lokasinya biasanya terletak di daerah kepala penis dan lekukan kepala penis. Penyakit ini disebabkan karena infeksi jamur dan didapatkan dari kontak seksual dengan pasangan yang mengalami infeksi jamur.

5. Skabies

Skabies adalah kelainan dapat berupa bintik-bintik kemerahan atau bintil-bintil berisi cairan jernih atau nanah. Terasa gatal terutama di malam hari. Ditularkan dalam kelompok oleh parasit Sarcoptes scabiei. Daerah lain yang dapat terkena adalah sela jari tangan, pergelangan tangan bagian dalam, siku bagian luar, lipat lengan bagian dalam, pusar, bokong dan perut bagian bawah.

Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau (mite) Sarcoptes scabei, yang termasuk dalam kelas Arachnida. Tungau ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop atau bersifat mikroskopis. Penyakit ini mudah menular dari manusia ke manusia , dari hewan ke manusia dan sebaliknya.

Untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, kami sarankan agar berobat ke dokter kulit dan kelamin untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut.

Berikut ini merupakan tautan artikel yang dapat Anda baca untuk menambah wawasan :

Demikian informasi yang dapat diberikan seputar penis bengkok dan bintik pada penis, smeoga bermanfaat.

Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar