Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Keputihan kecoklatan dan flek
27 Dec 2019, 10:23 WIB
Wanita, 26 tahun.

Hallo, dok. Saya ingin berttanya. Sebelumnya, usia saya 26th (perempuan) & belum menikah. Sekitar dua bulan terakhir ini, setelah selesai menstruasi, beberapa hari kemudian saya mengalami keputihan yang berwarna kecoklatan seperti flek dan terkadang ada sedikit bercak darah. Itu kenapa ya, dok? Dan kalau saya ingin memeriksakannya lebih lanjut, harus ke dokter poli umum, spesialis kulit & kelamin, atau spesialis kandungan? Terima kasih.

Terima kasih telah bertanya seputar keputihan kecokelatan dan flek melalui fitur Tanya Dokter.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan terdiri dari dua macam, fisiologis (alami) dan patologis (kelainan). 

Keputihan alami adalah keputihan yang masih bersifat normal. Karakteristik dari keputihan ini antara lain berjumlah sedikit, cair, bening, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Keputihan alami dapat terjadi karena perubahan hormonal selama siklus haid, stres, kehamilan, alat kontrasepsi, dan aktivitas seksual.

Sementara itu, keputihan kelainan adalah keputihan yang tidak normal. Keputihan ini bersifat bau, gatal, dan jumlahnya cukup banyak. Penyebabnya bisa karena proses infeksi, alergi, benda asing, atau tumor di saluran reproduksi.

Pengobatan Keputihan

Pengobatan keputihan dilakukan sesuai dengan penyebab terjadinya keputihan.

  • Keputihan akibat jamur kandida Dokter akan memberikan obat antijamur dalam bentuk gel yang dimasukkan ke vagina, atau antijamur tablet yang diminum.
  • Keputihan akibat vaginosis bakterial. Obatnya adalah antiobiotik jenis metronidazol atau klindamisin, baik diberikan melalui vagina atau diminum.
  • Keputihan akibat klamidia. Bisa diobati dengan antibiotik azitromisin satu kali minum atau doksisiklin selama 7 hari.
  • Keputihan akibat trikominiasis. Dokter akan memberikan obat metronidazol. Pada klamidia dan trikomonas, pasangan seksual harus diobati juga.

Untuk lebih detail diagnosis serta penanganannya, lebih baik anda segera periksakan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Berikut kami lampirkan beberapa artikel sebagai bahan referensi lain anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

1 Komentar