Sukses

Anak Sulit Konsentrasi

23 Dec 2019, 07:21 WIB
Wanita, 31 tahun.

salam dokter saya ibu dwi , anak saya laki-laki umur 9 thn , sifatnya emosional yang gak bisa terkontrol , dia tempramen sekali, klau orang jawa bilng " gak kenek an " klw lagi fokus kerjakan tugas di kelas ada teman nya menggagu langsung , ngomel2/ ngajak bertengkar temannya "info dari walikelasnya". yang saya tanyakan , itu masih wajar atau sudah kelewatan ya? dan peran saya harus gimana ya dok. ? terkadang saya bingung, lihat anak saya klw di kasih pengertian kadang langsung nangis.padahal saya gak pake marah2 tetap sopan santun, terimakasih ,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Saya mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Jika anak Anda termasuk yang sulit untuk berkonsentrasi belajar, sebaiknya memang banyak didampingi  untuk belajar berkonsentrasi. Anak perlu ditemani untuk berkonsentrasi dalam belajar agar dapat mempertahankan konsentrasi pada suatu kegiatan. Anak perlu diberikan stimulus (rangsangan) yang kontinu (tidak terputus-putus) agar anak dapat mempertahankan konsentrasi pada suatu materi.

Anda bisa menerapkan sistem "punishment and reward" dan jadwal yang rapi dan rutin untuk setiap harinya untuk mendidiknya disiplin. Bila anak Anda bisa melakukan sesuatu (misal: menyelesaikan PR, barulah dia boleh bermain bola, jika dia tidak dapat menyelesaikan tugasnya untuk hari itu maka dia tidak dapat bermain bola). Tentukan juga target jangka panjang bagi anak Anda, misal: pencapaian di sekolah. Jika dia bisa mencapai nilai yang cukup baik maka dia bisa pergi berlibur atau ikut tim bola (atau apa saja yang disukai anak Anda), jangan berikan "reward" tersebut pada anak Anda jika ia tidak berhasil mencapai target tersebut. Namun, pastikan bahwa target tersebut merupakan kesepakantan bersama, sehingga anak akan berusaha untuk mencapainya.

Hindarkan alat-alat permainan yang disukainya dan kontrol jadwal bermainnya. Anda bisa mencoba untuk memutar waktu belajar terlebih dahulu baru bermain. Anak-anak dengan kesulitan berkonsentrasi biasanya membutuhkan bimbingan untuk mengatur jadwal dan juga beraktivitas yang bisa membuatnya mempertahankan konsentrasi pada suatu pekerjaan. Anda dapat mencoba juga membawa anak belajar musik, menari, menyanyi untuk merangsang fokus konsentrasinya.

Selamat mencoba.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar