Sukses

Mual setelah makan

04 Dec 2019, 06:43 WIB
Wanita, 23 tahun.

2 minggu ini saya kalau makan sedikit sekali. Trs bbrp jam kemudian terasa mual tp makanan tidak dimuntahkan

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya mengenai mual setelah makan melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter.  

 

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab pertanyaan Anda.

Kami memahami kekhawatiran Anda.    

Apakah keluhan mual Anda disertai keluhan lain seperti nyeri ulu hati? sensasi terbakar di dada? perut kembung? gangguan BAB?

Mual setelah makan dapat disebabkan oleh gangguan pada saluran pencernaan (lambung), kebiasaan makan makanan pedas, makan terlalu banyak hingga perut terasa penuh, dan lain sebagainya.

Salah satu penyebab mual yang disebabkan gangguan lambung seperti maag. Sakit maag dalam dunia medis disebut juga dengan dispepsia. Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia dapat terjadi pada penyakit tukak lambung atau gastritis fungsional (maag). Gastritis fungsional yaitu peradangan yang terjadi pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Gastritis fungsional dapat diatasi dengan jadwal makan yang teratur, mengurangi pemicu seperti stres, menghindari makanan yang merangsang asam lambung seperti makanan pedas, asam dan terlalu berbumbu, kopi serta mengonsumsi obat maag bila terjadi kekambuhan akut. Berbeda lagi dengan tukak lambung. Pada tukak lambung terdapat perlukaan di daerah dinding lambung, paling banyak disebabkan oleh bakteri H. pylori.

Varian lain dari maag yang bisa menyebabkan mual setelah makan adalah Penyakit Refluks Gastroesofageal yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar /panas di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. Nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, dan banyak lainnya. Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi,alkohol,rokok dll.

Bila benar Anda terkena maag maka selain pengobatan oleh dokter maka Anda juga harus melakukan perubahan pola hidup. Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah:

  • Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  • Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.
  • Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari
  • Jangan terlambat makan
  • Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)
  • Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menegakkan diagnosis dan pengobatan diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter.

Tip Atasi Mual Akibat Sakit Lambung

Cara Menghilangkan Mual Karena Maag

3 Cara Mudah Mengatasi Mual

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan mengenai mual setelah makan. Semoga bermanfaat.

Apabila Anda ingin mengetahui atau berkonsultasi lebih lanjut seputar masalah tersebut, Anda dapat bekonsultasi melalui fitur live chat di aplikasi Klikdokter. Terima kasih. 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar