Sukses

Pengobatan Mag Akut
07 Nov 2019, 11:02 WIB
Wanita, 25 tahun.

Halo Dok saya mau tanya saya penderita maggh akut saya minta solusi terbaik dari dokter soalnya saya mulai bosan sama sakit' nya menyiksa sekali

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter.

Sebagian pasien maag mengalami perbaikan gejala setelah melakukan perubahan gaya hidup, yang mencakup:

Perubahan pola atau kebiasaan makan:Membatasi atau menghindari makanan yang tinggi lemak, karena ini dapat memperlambat pengosongan lambung.Cokelat, mentol, dan alkohol akan memperburuk gejala maag, sebab katup antara kerongkongan dengan lambung menjadi relaks. Hal ini membuat asam lambung mudah naik kembali ke kerongkongan (refluks).Makanan pedas dan asam seperti tomat dan jeruk dapat memperburuk gejala dispepsia. Begitu pula dengan kopi.Makan lebih sering (5–6 kali sehari) dalam porsi yang lebih kecil, daripada 2–3 kali makan dalam porsi besar.Setelah makan, dianjurkan untuk menunggu 2–3 jam sebelum berbaring. Karena itu, mengemil pada malam hari sebaiknya dihindari.

Hindari atau berhenti merokok.

Apabila maag atau dispepsia terjadi di malam hari, naikkan kasur tidur bagian kepala sekitar 15–20 cm dengan mengganjal kasurnya. Bukan dengan memberikan ganjalan di bawah kepala. Ini dilakukan agar posisi kerongkongan dan lambung setengah berdiri, sehingga mengurangi refluks.

Hindari menggunakan pakaian yang ketat di sekitar dada.

Kurangi berat badan.

Selain perubahan gaya hidup, obat-obatan berikut juga dapat mengurangi gejala dengan menurunkan kadar asam lambung. Obat-obatan ini merupakan obat bebas yang bisa didapat tanpa resep dokter.

Obat golongan proton pump inhibitor (PPI), seperti omeprazol, lansoprazol, pantoprazol, dan esomeprazol, yang merupakan golongan paling baik dalam mengatasi nyeri lambung.

Obat golongan H2-blocker, seperti ranitidin, famotidin, dan simetidin. Tidak memberikan efek sebaik obat golongan PPI, namun dapat mengurangi nyeri dalam waktu yang lebih cepat.

Obat yang mengandung Antasid dan Sukralfat dapat membantu mengurangi gejala akut maag atau dispepsia dengan cara melapisi dinding lambung agar tidak teriritasi asam lambung.

Metode alternatif, seperti teknik relaksasi, meditasi, hipnoterapi dan akupunktur juga dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gejala maag atau dispepsia.Stres emosional dapat meningkatkan kadar asam lambung. Apabila hal ini sangat memengaruhi kualitas hidup, pasien dianjurkan untuk menemui psikolog atau psikiater. Pengelolaan stres emosional terbukti dapat membuat kondisi fisik dan mental menjadi lebih baik.

Demikian, semoga bermanfaat. 

1 Komentar