Sukses

Mengatasi Biang Keringat
07 Nov 2019, 07:15 WIB
Wanita, 28 tahun.

bagaimana cara mengatasi biang keringat pada anak yang sudah cukup parah

Terimakasih telah bertanya mengenai biang keringat melalui fitur Tanya Dokter.

Ketika anak mengalami masalah kulit seperti bintik-bintik, benjolan, atau ruam yang menyebar, tentu akan menimbulkan pertanyaan apakah ini merupakan biang keringat, alergi, atau infeksi. Perbedaan antara ketiganya perlu didiagnosis melalui pemeriksaan langsung oleh dokter yang kompeten. Namun, orangtua dapat mempelajari terlebih dahulu perbedaan biang keringat dengan gejala alergi.

Biang keringat, atau dalam istilah medis dikenal dengan nama miliaria, merupakan masalah kulit akibat retensi keringat yang berupa bintik-bintik kecil, berwarna putih hingga kemerahan, menyebar, dan dapat terasa gatal. Biang keringat dapat muncul pada semua area kulit, terutama wajah, leher, punggung, dada, dan paha. Umumnya biang keringat timbul dalam beberapa hari setelah kulit terpapar udara panas.

Manifestasi alergi yang timbul pada kulit umumnya berupa urtikaria, atau sering dikenal dengan biduran, hingga berupa dermatitis atopik atau eksim. Seperti biang keringat, alergi juga dapat dipicu oleh udara panas atau keringat. Biasanya pada kasus alergi ini, keluhan akan didahului oleh paparan terhadap pemicu (zat alergen), misalnya berupa serbuk tanaman, bulu binatang, jamur, debu, suhu panas, keringat, hingga makanan tertentu.

Pada urtikaria akibat panas, reaksi hipersensitivitas terhadap suhu panas melibatkan pelepasan zat kimia asetilkolin dalam tubuh, yang berperan sebagai perantara penyebab timbulnya reaksi alergi tersebut. Gejalanya memang dapat serupa dengan biang keringat, namun umumnya lebih gatal pada serangan pertama, dan gejala akan ikut hilang seiring dengan menurunnya suhu tubuh.

Sementara itu pada biang keringat, penyebabnya adalah sumbatan pada kelenjar keringat.

Bila terjadi infeksi, maka kulit dapat terinfeksi bakteri, virus, atau pun jamur. Keluhannya pun berbeda-beda, mulai dari gatal, nyeri dan dapat disertai demam.

Bila benar biang keringat, maka umumnya biang keringat dapat ditangani dengan menerapkan cara-cara berikut:

  • Atasi penyebab.

Hindari suhu panas dengan menjaga permukaan tubuh tetap dalam suhu normal. Contohnya dengan berada di dalam ruangan ber-AC atau kipas angin, menggunakan kompres dingin tidak lebih dari 20 menit, atau mandi air yang sejuk (bila menggunakan air yang terlalu panas juga dapat mengikis minyak pada kulit lebih cepat dibandingkan dengan air dengan temperatur ruangan).

  • Hindari mandi atau berendam terlalu lama

Mandi dan berendam terlalu lama akan membuat kulit menjadi kering. Batasi waktu mandi Anda 5 - 10 menit saja.

  • Pakaikan anak baju yang longgar, berbahan lembut, ringan, seperti katun agar keringat mudah terserap. Hindari pakaian berbahan sintetis, seperti polyester dan nylon
  • Pastikan anak cukup mendapat cairan agar ia terhindar dari dehidrasi
  • Hindari suhu yang terlalu panas atau terlalu lembap. Ketika berada di luar ruangan, gunakan alat pelindung seperti topi atau payung untuk mengurangi paparan sinar matahari. Bawa serta kipas kecil jika perlu
  • Gunakan lotion dengan kandungan calamine, karena dapat membantu mengurangi gatal dan nyeri akibat kulit yang iritasi. Selain itu penggunaan lotion juga dapat mengurangi keluhan kulit kering dan kasar.
  • Apabila gejala biang keringat pada anak tidak teratasi dengan cara di atas, atau terdapat keluhan lain yaitu rasa gatal yang bertambah, timbulnya nanah atau pembengkakan, dan ruam yang meluas, segera periksakan anak ke dokter untuk dilakukan evaluasi lanjutan mengenai kemungkinan penyebab lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar biang keringat. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar