Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

ejakulasi dini dan disfungsi ereksi
05 Nov 2019, 12:17 WIB
Pria, 33 tahun.

Selamat sore dok, saya pria berusia 33 tahun sudah berkeluarga dan memiliki 1 org anak berusia 4,7 tahun, yang ingin saya tanyakan dok, sekarang saya cepat sekali ejakulasi (5 menitan) dan mr.p saya keliatannya malah mengecil dan susah untuk reaksi/tegang, dlu biasanya pagi2/subuh selalu tegang sekarang malah tidak lagi, apa yang saya alami dan solusinya seperti apa dok ? atau ini pengaruh dari serin onani ? terima kasih dok, mohon jawabannya

Terima kasih telah bertanya seputar ejakulasi dini dan disfungsi ereksi melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Gangguan ereksi atau impotensi atau lemah syahwat atau dalam bahasa kedokteran biasa disebut disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan. Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Sedangkan Ejakulasi Dini (ED) memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. 

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini adalah:

  • Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim. Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu
  • Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria
  • Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual
  • Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini

Beberapa jenis terapi dapat diberikan bagi mereka dengan ejakulasi dini:

Terapi seksual

Terapi seksual dalam hal ini adalah berlatih mengendalikan ejakulasi dini dengan melakukan masturbasi. Dengan teknik masturbasi yang sesuai, tidak terlalu terburu-buru, sensitivitas dan respon terhadap suatu rangsangan seksual dapat dikendalikan. Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum hubungan seksual juga dapat menunda ejakulasi.

Terapi obat

Obat-obatan antidepresi dan obat bius topikal (oles) juga dapat digunakan pada keadaan ini. Namun terapi dengan obat-obatan sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter

Psikoterapi

Seperti psikoterapi untuk masalah lainnya, psikoterapi dalam hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan stress yang dapat mempengaruhi hubungan seksual

Berikut kami lampirkan beberapa artikel sebagai bahan referensi lain anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar