Sukses

Keringat Malam
05 Nov 2019, 04:10 WIB
Pria, 52 tahun.

Belakangan sy sering keringatan sebelah kiri pd mlm hari

Terima kasih telah bertanya mengenai keringat malam melalui fitur Tanya Dokter.

Berikut ini beberapa penyebab keringat malam:

  1. Menopause

Hot flashes yang terjadi pada wanita menopause dapat terjadi di malam hari dan membuat para wanita ini mandi keringat. Kondisi ini merupakan gejala tersering berkeringat di malam hari pada wanita.

  1. Hiperhidrosis idiopati

Pada kondisi hiperhidrosis idiopati, tubuh memproduksi keringat dalam jumlah yang berlebih tanpa diketahui adanya penyebab medis yang mendasari.

  1. Infeksi

Beberapa infeksi dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat berlebih di malam hari. Salah satu penyebab tersering adalah infeksi tuberkulosis atau lebih dikenal dengan TBC. Selain infeksi TBC, endokarditis (peradangan pada katup jantung), osteomielitis (peradangan pada tulang), infeksi HIV, dan abses dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat berlebih di malam hari.

  1. Obstructive sleep apnea syndrome (OSAS)

Ini merupakan suatu gangguan kolapsnya saluran pernapasan ketika tidur dan menyebabkan Anda berhenti bernapas selama beberapa detik ketika tidur. Selain keluhan mendengkur, seseorang yang mengalami OSAS biasanya akan mengalami keluhan berkeringat di malam hari juga.

  1. Gastroesophageal reflux disease (GERD)

Pada GERD terjadi refluks asam lambung atau asam lambung kembali naik ke tenggorokan, biasanya sesudahnya terasa pahit di lidah. Selain itu, gejala GERD lainnya adalah sulit menelan, mual, muntah, dan rasa terbakar di area dada juga kerap dialami. Tak hanya keluhan-keluhan tersebut, penderita GERD juga sering mengalami keluhan berkeringat di malam hari.

  1. Kanker

Berkeringat di malam hari merupakan salah satu gejala awal beberapa jenis kanker. Jenis kanker tersering yang dapat menyebabkan keluhan berkeringat di malam hari adalah limfoma atau kanker kelenjar getah bening. Namun, biasanya pada kanker, keluhan berkeringat di malam hari juga disertai dengan demam dan penurunan berat badan.

  1. Penggunaan obat-obatan tertentu

Konsumsi obat-obatan tertentu seperti antidepresan dapat menyebabkan Anda mengalami keringat di malam hari. Sebanyak 8-22 persen orang yang mengonsumsi obat antidepresan dilaporkan berkeringat pada malam hari. Selain obat antidepresan, obat penurun demam seperti aspirin dan parasetamol juga bisa mengakibatkan keluhan keringatan pada malam hari.

  1. Hipoglikemia

Hipoglikemia atau kadar gula darah yang rendah juga bisa membuat Anda berkeringat, terutama pada waktu malam. Kondisi ini sering kali dialami oleh penderita diabetes melitus yang mengonsumsi obat penurun gula darah atau suntikan insulin pada malam hari.

  1. Gangguan hormon

Keringatan berlebih sering kali dijumpai pada orang yang mengalami gangguan hormonal seperti pheochromocytoma (tumor langka pada kelenjar adrenal)sindroma karsinoid (gangguan yang terjadi saat tumor kecil, yaitu tumor karsinois, memproduksi zat kimia yang masuk ke dalam aliran darah), dan hipertiroidisme (kondisi ketika kadar hormon tiroksin di dalam tubuh sangat tinggi).

  1. Gangguan neurologis atau saraf

Beberapa gangguan neurologis seperti disrefleksia otonom (sindrom tiba-tiba mengalami tekanan darah tinggi), post-traumatic syringomelia (gangguan suatu kista atau rongga yang terbentuk di dalam sumsung tulang belakang setelah trauma)stroke, dan neuropati otonom (terjadi ketika saraf yang mengontrol fungsi tubuh secara tak sengaja mengalami kerusakan) dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat di malam hari.

Berkeringat di malam hari bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan seperti sepuluh kondisi yang disebutkan di atas. Tapi keringatan di malam hari juga bisa merupakan kondisi yang normal akibat udara panas. Untuk memastikan apakah keluhan berkeringat di malam hari yang Anda alami didasari oleh penyakit tertentu, sebaiknya periksakan lebih lanjut ke dokter.

Demikian penjelasan mengenai keringat malam. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar