Sukses

Terlambat Haid

28 Oct 2019, 09:55 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok mau tanya ,pacar saya haid nya telat banget dan sampe skrg dia blm haid ..sblmnya sih dia sempet ngerasain sakit perut kyk biasanya pas mau haid ..tapi ternyata haidnya malah gajadi / telat.. Skrg dia berat badannya malah nambah juga(gemuk) ..nah saya mau tanya knp dia bisa telat haid + nambah berat badan juga ? Apakah dia hamil? "Tapi kalo dia hamil ,anehnya saya belum pernah melakukan hubungan seksual bareng dia" lalu kenapa bisa begitu?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Normalnya, estrogen dan progesteron berperan aktif menstimulasi pelepasan sel telur dan haid setiap 21–40 hari (periode haid normal). Jika terjadi lebih lama dari waktu tersebut, maka hal itu dapat dikategorikan sebagai terlambat haid. 

Selain adanya kehamilan yang memang akan mencegah peluruhan dinding rahim, ada beberapa kondisi lain yang juga dapat melatari terjadinya terlambat haid. Beberapa kondisi yang dimaksud, yaitu:

  • Stres dan kelelahan. Kondisi psikis dapat sangat memengaruhi kerja tubuh secara keseluruhan, termasuk siklus haid. Saat dalam kondisi stres dan kelelahan, produksi estrogen, progesteron dan berbagai hormon lain di dalam tubuh menjadi kacau. Salah satu keadaan yang bisa terjadi sebagai akibatnya adalah terlambat haid.
  • Penurunan berat badan secara drastis.Untuk dapat memproduksi hormon estrogen dan progesteron yang mengatur haid, tubuh memerlukan asupan gizi dalam jumlah yang cukup. Apabila Anda menjalankan diet ketat dan melakukan pembatasan makanan secara besar-besaran, salah satu masalah kesehatan yang sangat mungkin terjadi adalah terlambat haid. Oleh karena itu, jangan pernah melakukan diet ketat tanpa mempertimbangkan kebutuhan tubuh akan pasokan gizi seimbang. Diet boleh saja, asalkan tetap sehat dan mencukupi kebutuhan gizi harian.
  • Olahraga ketat. Olahraga dengan jadwal yang sangat padat juga dapat menjadi biang kerok terlambat haid. Serupa dengan penurunan berat badan secara drastis, kehilangan cadangan lemak dalam jumlah besar secara tiba-tiba juga dapat membuat tubuh kekurangan “bahan baku” untuk menghasilkan hormon estrogen dan progesteron yang mengatur haid. Akibatnya, terlambat haid atau bahkan tidak haid sama sekali bisa saja terjadi.
  • Penggunaan KB hormonalSedang menggunakan KB suntik dan sering mengalami terlambat haid? Jangan-jangan itulah penyebabnya. Fakta menyebut bahwa KB suntik, pil, susuk, dan beberapa jenis spiral atau IUD berisikan hormon yang dapat memengaruhi produksi estrogen dan progesteron yang mengatur siklus haid. Kendati demikian, selama tidak ada keluhan lain yang mengganggu, sebenarnya terlambat haid akibat penggunaan KB hormonal adalah hal yang normal. Akan tetapi, jika justu menyebabkan ketidaknyamanan, mengganti metode KB dapat Anda pertimbangkan. Metode KB non-hormonal seperti kondom, IUD tanpa hormon, atau metode kalender bisa menjadi pilihan.
  • Polycistic Ovarium Syndrome (PCOS)Pada wanita yang mengalami PCOS, proses pelepasan sel telur tidak akan bisa berlangsung. Pasalnya, indung telur wanita dengan PCOS dipenuhi oleh folikel atau gelembung-gelembung sel yang mencegah telur tersebut untuk matang dan terlepas. Selain terlambat haid, wanita dengan PCOS juga mengalami gangguan kesuburan.

Apabila hal ini dirasakan mengganggu Anda. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan wawancara medis serta pemeriksaan lebih lanjut seperti USG Agar dapat diketahui lebih pasti penyebab keterlambatan haid yang terjasi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar