Sukses

tanda kehamilan

25 Oct 2019, 10:18 WIB
Wanita, 25 tahun.

Hallo Dok, seminggu setelah berhubungan intim saya haid, dan bulan ini saya telah haid apakan saya hamil?

Terima kasih telah bertanya seputar tanda kehamilan melalui fitur Tanya Dokter.

Pada dasarnya tanda kehamilan dapat dibagi menjadi dua, yaitu tanda kehamilan pasti dan tanda kehamilan tidak pasti. Pada tanda kehamilan pasti atau tanda yang objektif, hal-hal yang dapat terlihat atau terasa antara lain:

  • Terasa bagian janin serta gerak janin pada saat dilakukan perabaan
  • Terdengar bunyi jantung janin pada saat dilakukan auskultasi
  • Terlihat gambaran janin pada saat dilakukan USG atau scanning

Selain tanda-tanda di atas, ada juga berbagai tanda yang merupakan tanda kehamilan tidak pasti, yang kehadirannya kerap hadir tanpa disadari para calon ibu. Apa saja?

1. Perubahan pada payudara

Perubahan hormon pada awal kehamilan dapat membuat payudara terasa lebih kencang dan lebih sensitif. Puting payudara akan terlihat berubah warna menjadi lebih gelap dan bentuknya jadi lebih menonjol.

2. Pusing dan cepat lelah

Pada awal masa kehamilan, wanita hamil sering merasa cepat lelah tanpa sebab yang jelas. Hal ini terjadi akibat hormon progesteron pada kehamilan dan perubahan pada aliran darah, serta metabolisme tubuh wanita hamil.

3. Mual dan muntah

Gejala ini umum terjadi, terutama pada tiga bulan awal kehamilan. Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan disebabkan oleh peningkatan hormon hCG yang umumnya terjadi pada awal kehamilan (minggu ke-6 hingga minggu ke-8, puncaknya pada minggu ke-12 hingga minggu ke-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai tubuh wanita hamil beradaptasi dengan peningkatan produksi hormonal.  

Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari. Kondisi ini dapat memburuk pada pagi hari karena kondisi perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup.

4. Lebih sering buang air kecil

Perubahan pada awal kehamilan menyebabkan gejala ini. Pada tahap selanjutnya, terutama pada trimester 2 dan 3 kehamilan, gejala sering berkemih ini disebabkan oleh pembesaran rahim yang terletak di belakang kandung kemih.

5. Konstipasi

Hormon kehamilan menyebabkan otot pada saluran cerna menjadi lebih relaks, sehingga makanan berada lebih lama pada saluran cerna. Akibatnya, penyerapan cairan dari makanan di dalam usus meningkat, sehingga konsistensi feses menjadi lebih keras. Wanita hamil bisa menyiasati keluhan ini dengan minum cairan yang cukup serta meningkatkan konsumsi makanan yang tinggi akan serat.

 

Namun jika dari keterangan anda diatas, tidak cukup menjelaskan bahwa anda hamil atau tidak. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan urine kehamilan atau konsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan.

Berikut kami lampirkan beberapa artikel sebagai bahan referensi lain anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar