Sukses

Pemeriksaan sifilis saat hamil

17 Oct 2019, 09:27 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok saya mau tanya, kmrin saya cek lab sifilis di puskesmas positif, dan saat ini saya sdg hamil 18w. Apakah hasil tes tsb saya benar2 terkena sifilis? Atau ada kemungkinan positif palsu yg ada 2macam akut/kronik? Dan saya blm cek lab vdrl/tpha. Thx dok ditunggu jawabannya

Terima kasih telah bertanya seputar pemeriksaan sifilis saat hamil menggunakan fitur Tanya Dokter.

Tes apa kah yang anda lakukan di puskesmas?

Secara umum, tes serologi sifilis terdiri dari dua jenis, yaitu

1. Tes non-treponema: contohnya RPR atau Rapid Plasma Reagin dan VDRL atau Venereal Disease Research Laboratory. Tes ini mendeteksi imonoglobulin (antibodi) terhadap sel T. pallidum yang hancur, sebagai reaksi terhadap infeksi sifilis. namun, antibodi ini juga dapat timbul karena kondisi lain seperti infeksi akut, contohnya infeksi virus akut, atau infeksi kronis seperti penyakit autoimun kronis. Tes non-spesifik ini digunakan untuk mendeteksi infeksi dan reinfeksi yang bersifat aktif, serta memantau keberhasilan terapi. Jika tes non-spesifik menunjukkan hasil positif, maka selanjutnya dilakukan tes spesifik treponema untuk dilakukan konfirmasi.

 

2. Tes spesifik treponema: contohnya tes TPHA (Treponema pallidum Haemagglutinaton Assay), TP Rapid (Treponema Pallidum Rapid), TP-PA, (T. pallidum Particle Agglutination Assay), dan FTA-ABS (Fluoresecent Treponemal Antibody Absorption). tes ini mendeteksi antibodi yang bersifat spesifik terhadap treponema, sehingga jarang memberikan hasil positif palsu. Tes ini dapat menunjukkan hasl positif/reaktif seumur hidup, walau terapi sifilis telah berhasil. Tidak dapat digunakan untuk membedakan antara infeksi aktif dan infeksi yang telah diterapi secara adekuat. Tes treponemal hanya menunjukkan bahwa seseorang pernah terinfeksi treponema, namun tidak dapat menunjukkan apakah seseorang sedang mengalami infeksi aktif. Tes ini juga tidak dapat membedakan infeksi T pallidum dari infeksi treponema lainnya.

 

Tes Cepat Sifilis (Rapid test Syphilis): Telah tersedia rapid test untuk sifilis yaitu TP Rapid(Treponema Pallidum Rapid). Penggunaan rapid test ini sangat mudah dan memberikan hasil dalam waktu yang relatif singkat (10 – 15 menit). Jika dibandingkan dengan TPHA atau TPPA, sensitivitas rapid test ini berkisar antara 85% sampai 98%, dan spesifisitasnya berkisar antara 93% sampai 98%.Rapid test sifilis yang tersedia saat ini TP Rapid termasuk kategori tes spesifik treponema yang mendeteksi antibodi spesifik terhadap berbagai spesies treponema (tidak selalu T pallidum), sehingga tidak dapat digunakan untuk membedakan infeksi aktif dari infeksi yang telah diterapi dengan baik. TP Rapid hanya menunjukkan bahwa seseorang pernah terinfeksi treponema, namun tidak dapat menunjukkan seseorang sedang mengalami infeksi aktif. TP Rapid dapat digunakan hanya sebagai pengganti pemeriksaan TPHA, dalam rangkaian pemeriksaan bersama dengan RPR. Penggunaan TP Rapid tetap harus didahului dengan pemeriksaan RPR. Jika hasil tes positif, harus dilanjutkan dengan memeriksa titer RPR, untuk diagnosis dan menentukan pengobatan.

 

Jadi, hasil anda tergantung akan pemeriksaan apa yang anda lakukan. Kembalikan hasil dan konsultasikan kepada dokter yang menyarankan pemeriksaan kepada anada, agar dapat ditentukan langkah yang tepat untuk kemungkinan sifilis maupun infeksi lainnya yang mungkin sedang anda alami.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai pemeriksaan sifilis saat hamil. Semoga bermanfaat. Salam

0 Komentar

Belum ada komentar