Sukses

Bisakah HIV Menular Melalui Gunting Kuku?
11 Oct 2019, 14:30 WIB
Wanita, 25 tahun.

Saya menggunakan gunting kuku penderita HIV,lalu waktu tersebut kuku saya juga berdarah. apakah itu bisa menularkan?

Terima kasih telah bertanya mengenai penularan HIV melalui fitur Tanya Dokter.

Perlu diketahui bahwa penularan HIV melalui :

  • Lewat cairan darah:Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV. Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika SuntikanMelalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah
  • Lewat cairan sperma dan cairan vagina :Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.
  • Lewat Air Susu Ibu :Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

AIDS tidak ditularkan melalui :

-Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.-Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.-Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.-Lewat keringat, atau gigitan nyamuk

 

Yang Anda sebutkan mungkin saja terjadi, prinsipnya terjadi kontak dengan cairan tubuh penderita terutama darah. Namun penularan HIV tidak semudah itu dan Anda tidak perlu terlalu berlebihan dalam berinteraksi dengan penderita HIV. Namun tetap sebaiknya kita juga waspada dan sebaiknya tidak menggunakan barang milik penderita HIV terutama yang berpotensi menyebabkan perdarahan. Seperti jarum suntik, alat cukur yang mengandung darah penderita. Untuk sendok, gelas dan alat hisap rokok maka tidak mengapa. Pada tusuk gigi merupakan hal yang sulit dimengerti jika kita menggunakan tusuk gigi bekas orang lain. Untuk alat pribadi seperti handuk adalah suatu hal yang seharusnya tidak berbagi dengan orang lain karena dapat menyebabkan penularan berbagai penyakit kulit, namun tidak dengan HIV karena HIV tidak menular lewat keringat.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar