Sukses

Obat Antihipertensi
09 Oct 2019, 15:20 WIB
Wanita, 32 tahun.

Dokter, enam bulan yang lalu saya mulai terapi obat antihipertensi. namun, mulai tiga bulan lalu tekanan darah saya justru rendah (90/57) (90/60) dan (90/60) dokter tetap memberi saya obat antihipertensi. Benarkah jika sekali sudah minum obat tersebut harus rutin diminum seumur hidup? Apa efek sampingnya jika saya konsumsi obat tersebut seumur hidup? atau bolehkah saya stop minum karena tekanan darah saya justru rendah? sebelumnya saya ucapkan terima aksih dokter.

Terima kasih telah berkonsultasi seputar obat anthipertensi pada fitur Tanya Dokter

 

Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala, sementara tekanan darah yang terus menerus tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, hipertensi perlu dideteksi dini yaitu dengan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, yang dapat dilakukan pada waktu check-up kesehatan atau saat periksa ke dokter.Tekanan darah tinggi (hipertensi) menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal,dan sebagainya.

 Target kerusakan organ akibat Hipertensi antara lain:

 Otak : menyebabkan stroke

Mata : menyebabkan retinopati hipertensi dan dapat menimbulkan kebutaan

 Jantung : menyebabkan penyakit jantung koroner (termasuk infark jantung), gagal jantung 

Ginjal : menyebabkan penyakit ginjal kronik, gagal ginjal terminal

Langkah awal terpenting adalah agar menurunkan tekanan darah anda dengan mengikuti gaya hidup sehat seperti aktif berolahraga, mengatur diet atau pola makan seperti rendah garam, rendah kolesterol dan lemak jenuh, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, tidak mengkonsumsi alkohol dan rokok dan mengkonsumsi obat sesuai dengan petunjuk dokter.

Seseorang yang menderita hipertensi diharuskan mengonsumsi obat-obatan anti hipertensi secara rutin setiap hari, karena dengan obat-obatan tersebut Anda dapat mencapai tekanan darah yang normal. Seringkali terjadi salah kaprah di kalangan masyarakat yang menderita hipertensi bahwa minum obat hanya jika sedang pusing saja atau jika tekanan darah sedang tinggi saja atau jika minum obat terus menerus bisa mengganggu fungsi ginjal.

Hal tersebut perlu diluruskan karena pada penderita hipertensi terdapat kerusakan sistem renin angiotensin dan pembuluh darah di ginjal sehingga jika tekanan darah dibiarkan tinggi terus menerus akan menyebabkan kerusakan bertambah parah. Sehingga jika pasien menghindari minum obat anti hipertensi karena takut mengganggu fungsi ginjal atau mengalami banyak efek samping, justru malah akan membuat komplikasi hipertensi terjadi semakin cepat.

 Obat anti hipertensi harus dikonsumsi terus menerus seumur hidup (dosis akan disesuaikan jika tekanan darah menurun, terkecuali jika Anda sudah menderita gagal ginjal) diiringi dengan pola hidup yang sehat. Oleh karena itu kami menganjurkan agar Anda mengonsumsi obat-obatan anti hipertensi tersebut setiap hari dan rutin melakukan pengukuran tekanan darah setiap hari.  

 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar