Sukses

Penyebab Kepala Pusing

23 Sep 2019, 16:45 WIB
Wanita, 27 tahun.

siang dok, saya mau tanya. saya sering sekali merasa kepala pusing. bahkan tiba2 saya merasakan pusing yg berlebih sampai kaya lemes gitu. apakah termasuk gejala yg normal atau ada sakit yg harus saya waspadai? haruskah saya periksa ke spesialis syaraf? trmksh banyak

Terima kasih telah berkonsultasi seputar Penyebab kepala pusing pada fitur Tanya Dokter

 

Perlu dibedakan antara pusing dan sakit kepala. Pusing biasanya disertai perasaan lingkungan seperti berputar (vertigo). Seperti apa keluhan nyeri kepala yang Anda rasakan, apakah nyeri kepala di seluruh bagian kepala atau sebelah? Nyeri seperti diikat atau berdenyut? Adakah gejala lain seperti kesemutan/baal, kelemahan sisi tubuh, gangguan penglihatan, penurunan berat badan, mual/muntah? Bagaimana intensitas nyeri Anda, apakah sama atau semakin lama semakin berat? Apakah saat gejala muncul Anda melihat lingkungan sekitar seperti bergoyang?

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH). Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

- Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian- Gangguan tidur- Posisi tubuh yang salah saat bekerja- Waktu makan yang tidak teratur- Kelelahan mata- Penghentian konsumsi kafeinJika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH.

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa anda langsung.

 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar