Sukses

Mimisan Pada Anak

16 Sep 2019, 15:44 WIB
Wanita, 27 tahun.

5 hari yang lalu pas bangun tidur kayaknya anak saya mimisan,saya bawa ke bidan katanya hidungnya lukak,di kasih obat tp gk saya rutin ni,selang 5 hari anak saya mimisan lagi pas pagi ,,,frekwensi mimisan nya sekitar 5 menit tan,apakah bahaya dok mimisan seperti itu?tapi anak saya masih aktif dan gk mau diam,gk panas juga masih ceria,anak saya umur 14 bul;an dok...mohon pencerahannya

Terima kasih telah berkonsultasi seputar Mimisan Pada Anak pada fitur Tanya Dokter

 

Mimisan yang terjadi pada anak sering terjadi akibat pecahnya pleksus Kiesselbach yang terdapat pada rongga hidung sebelah depan. Pada anak-anak pembuluh darah ini masih tipis dan rentan pecah. Mimisan akibat pecahnya pleksus Kiesselbach ini biasanya akan berhenti dengan sendirinya dalam waktu 5 menit pada anak tanpa penyakit kelainan darah. Pada anak dengan masalah pada faktor pembekuan darah tentu waktunya akan lebih lama.

Mimisan umumnya juga disebabkan oleh:

Trauma / cedera / terjatuh

Mengorek-ngorek hidung

Bersin terlalu kencang

Menghirup udara yang kering seperti pada ruangan ber-ACAkibat cuaca panas

Hipertensi, tumor atau benda asing, dan masih banyak lagi

 

Hal yang bisa dilakukan jika terjadi mimisan:

Janganlah panik. Segera dudukan anak, jangan ditidurkan

Posisikan badan untuk dicondongkan ke arah depan, bukan diarahkan mendongak ke belakang dan jangan berposisi menengadah. Dengan demikian, darah akan keluar mengalir keluar lubang hidung, dan tidak masuk ke dalam karena bahaya masuk ke saluran pernapasan 

Lakukan pemencetan pada cuping hidung pasien atau biarkan anak lakukan dengan sendirinya

Lakukan pernapasan melalui mulut untuk sementara

Lakukan pemencetan selama kurang lebih 5 menit, pendarahan akan berhenti dengan sendirinya

 

Bila perdarahan tidak juga berhenti, atau bahkan semakin banyak, kami menyarankan agar membawa anak Anda ke klinik/RS terdekat untuk mendapat pengobatan lebih lanjut. Karena bisa saja mimisan terjadi karena pecahnya pembuluh darah yang terletak di hidung bagian belakang, maupun karena kelainan pada faktor pembekuan darah, sehingga tidak dapat teratasi hanya dengan memencet hidung pasien.

Bila frekuensi mimisan terjadi cukup sering, periksakan pula pasien ke dokter spesialis THT untuk pemeriksaan lebih lanjut karena terdapat kemungkinan adanya penyakit yang menyertai gejala tersebut.

 

Demikian Informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat

 

0 Komentar

Belum ada komentar