Sukses

Diet untuk Kanker Payudara
16 Sep 2019, 14:10 WIB
Wanita, 48 tahun.

Dear dokter, saya seorang penderita kanker payudara type Her2+, overexpressed dengan score 3+. Saya sdh menjalani lumpectomy, chemotherapy, radiotherapy dan saat ini sedang menjalani targeted therapy. Yg mau saya tanyakan diet seperti apa yg harus saya jalani, apakah betul konsumsi daging merah tidak diperbolehkan sama sekali?

Terima kasih telah bertanya tentang Diet untuk Kanker Payudara melalui fitur Tanya Dokter.

Setelah diagnosis kanker payudara, wanita cenderung untuk mengevaluasi kembali gizi dan kesehatan mereka. Banyak yang bertanya-tanya apa yang menyebabkan kanker ini terjadi dan apa perubahan gaya hidup yang mereka harus lakukan. Kebanyakan wanita percaya bahwa mereka harus membuat perubahan pola makan yang signifikan untuk memastikan hasil yang baik setelah perawatan kanker payudara. Namun, diet sehat adalah hanya salah satu dari beberapa faktor yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh; olahraga dan manajemen stres merupakan hal yang sama pentingnya dalam meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Pedoman Makan Sehat

Tidak ada makanan atau suplemen diet yang akan bertindak sebagai "obat ajaib" untuk mencegah kanker payudara. Menurut Pedoman National Cancer Institute untuk pencegahan kanker dapat digunakan pedoman nutrisi sehat yang mencakup:

  • Meningkatkan asupan buah-buahan, sayuran dan biji-bijian
  • Mengurangi asupan lemak untuk <30 persen dari kalori
  • Minimalkan asupan makanan olahan atau makanan dengan pengawet
  • Mencapai dan mempertahankan berat badan ideal
  • Batasi Konsumsi alkohol , hingga nol

Buah, Sayuran dan Biji-bijian

Buah-buahan, sayuran dan biji-bijian yang diketahui mengandung fitokimia dengan antioksidan, antiestrogen dan sifat kemopreventif dapat mencegah kanker. Kami merekomendasikan lima atau lebih porsi buah dan sayuran setiap hari. Sayuran (brokoli, kembang kol, kubis ) terutama kaya akan phytochemical.

Seluruh biji-bijian adalah makanan yang tidak diolah yang tinggi karbohidrat kompleks, serat, vitamin, mineral, dan fitokimia. Asupan serat yang tinggi mungkin memiliki manfaat positif dengan mengubah tindakan hormonal kanker payudara dan kanker terkait hormonal lainnya. Asupan serat harian harus 25 sampai 35 gram serat larut dan larut.

Rekomendasi Asupan lemak

Terdapat Kontroversi pada peran lemak makanan dalam resiko kanker payudara. Beberapa penelitian pada hewan dan data epidemiologis menunjukkan bahwa jenis lemak yang dikonsumsi dapat memulai perkembangan kanker payudara. Kami menyarankan Anda:

  • Batasi asupan makanan lemak jenuh seperti daging sapi, domba, daging organ, keju, krim, mentega, es krim
  • Menghindari makanan yang mengandung asam lemak trans, seperti dipersiapkan secara dipanggang, digoreng, berminyak
  • Meningkatkan asupan unggas, ikan dan protein nabbati (kacang-kacangan).
  • Meningkatkan asupan ikan untuk 3 kali per minggu akan meningkatkan asupan lemak omega-3 tak jenuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam lemak ini dapat menghambat pertumbuhan tumor payudara.

Berat Badan Ideal

Wanita gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi daripada wanita yang memiliki berat badan ideal. Banyak penelitian telah menunjukkan hubungan antara ukuran massa tubuh dan kanker payudara pada wanita pascamenopause. Sebaiknya penurunan berat badan melalui diet sehat (lima makanan kecil, lebih banyak buah, sayuran dan biji-bijian, sedikit daging, susu, lemak dan gula) dan olahraga.

Batasi Konsumsi alkohol

Beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara konsumsi alkohol dan kanker payudara. Peran alkohol dalam perkembangan kanker payudara masih belum jelas. Pedoman diet menyarankan bahwa wanita mengkonsumsi tidak lebih dari satu gelas per hari. Perempuan didiagnosa menderita kanker payudara seharusnya mulai  mempertimbangkan menghindari alkohol.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Diet untuk Kanker Payudara. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar