Sukses

Anak Tidak Mau Makan
13 Sep 2019, 15:12 WIB
Wanita, 31 tahun.

anak saya usia 22 bulan tapi tidak mau makan hanya minum susu saja, bahaya kah dan bagaimana cara mengatasi?

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. 

Perkembangan anak pada usia > 1 tahun tidak secepat ketika usianya < 1 tahun. Pertambahan berat badannya perbulan hanya berkisar 0,2 kg/bulan. Perilaku anak yang tidak mau makan bukan karena anak kehilangan selera makan. Yang lebih mungkin terjadi adalah anak sedang menempatkan diri dalam diet pemeliharaan tubuh. Hal ini dikarenakan kenaikan berat badannya saat ini tidak secepat di bawah usia 1 tahun. Apabila anak ibu sangat doyan makan, kemungkinan yang terjadi malah anak ibu menjadi berlebihan berat badan atau obesitas.

Pastikan saja anak ibu mendapatkan nutrisi yang mencukupi. Beberapa penyebab lain yang menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :

Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, chiki,dll. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibuMinum susu terlalu banyak . Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan "dewa" yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur & lauk pauknya. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu. Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah.

Tips : Kurangi susu! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtuaBosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.Tips : Variasikan menu makan anak. Hal ini akan tergantung pintarnya ibu memberikan makanan bervariasi. Bila anak tidak mau nasi bisa diganti dengan roti, makaroni, pasta, bakmi, dll. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dengan lauk pauknya. Hias dengan aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucuAnak sedang dalam fase 'negativistik'Pada usia >2 th, anak sering "membangkang"/ tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang "gak mau", makanannya suka dilepeh atau dilempar. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk "independent". Banyak orangtua yang tidak memahami hal ini, sehingga khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Semakin anak pada usia ini dipaksa, justru akan makin melawan. Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan.

Tips : Pahami kondisi anak dengan baik. Jangan memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak.Anak sedang sakit / sedihAnak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih.

Tips : Jangan paksakan anak bila tidak mau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, seperti pastel tutup bayam, dsb.

Yang perlu diingat baik-baik oleh setiap orangtua adalah seberapapun anak susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan. Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yang baik, terus belajar menjadi orangtua & memahami kondisi anak, serta bersabar.

Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai pertumbuhan anak beserta serba-serbinya di :

http://anak.klikdokter.com/

Sekian, semoga membantu. 

 

0 Komentar

Belum ada komentar