Sukses

Haid tidak teratur
27 Aug 2019, 09:52 WIB
Wanita, 23 tahun.

berat badan saya kn bertambah dr 60 ke 70 Kg saran dari temen sih disuruh minum semacam obat pelangsing (Biji Polokyo) saya beli dengan bentuk Tablet. sejak bulan april saya mencoba mengonsumsinya 1 hari 1 tablet, tetapi hanya saya minum kira2 5-6 tablet. setelah itu mens saya mundur 1 minggu , tadinya minggu ke 2 jadi minggu ke 3 . lalu pada bulan Mei semenjak puasa mens saya kembali teratur lagi minggu kedua kisaran tgl 9 - 14 . masuk bulan juni - juli - agustus . sampe saat ini kenapa saya belum mens ya dok? padahal sebelumnya saya tidak pernah telat apa lagi sampai gak mens . sudah saya periksakan di dokter hanya diberi semacam vitamin (CAVIPLEX) Saya minum teratur sampe habis. tapi hingga saat ini saya belum juga mens.? ketakutan saya hanya apakah ada penyakit ? soalnya saya bulan oktober akan menikah, yang saya takutkan masalah ini akan mengganggu kesuburan saya?? saya minta jawabannya dok? terimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar haid yang tidak teratur melalui Fitur Tanya Dokter.

Amenorrhea adalah keadaan tidak terjadinya menstruasi pada seorang wanita, bisa bersifat sementara atau menetap. Sedangkan oligomenorrhea merupakan suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Keduanya merupakan suatu terminologi untuk gangguan haid atau haid yang tidak teratur.

Amenorrhea sendiri dibagi menjadi primer dan sekunder. Amenorrhea primer terjadi pada wanita yang belum mengalami menstruasi pada usia 16 tahun, bisa disebabkan oleh kelainan genetik atau kondisi medis tertentu. Sedangkan amenorrhea sekunder terjadi ketika tidak terjadinya siklus menstruasi dalam 3 kali siklus berturut-turut dalam kurun periode lebih dari 6 bulan. Hal ini dapat disebabkan oleh ketidaksuburan atau osteoporosis

Hal-hal yang dapat menyebabkan ketidakteraturan haid adalah sebagai berikut:

  • Kondisi genetis seperti dysgenesis gonad, turner syndrome, congenital adrenal hyperplasia atau PCOS
  • Pubertas atau hampir menopause
  • Penggunaan kontrasepsi
  • Obat-obatan tertentu
  • Perubahan gaya hidup seperti olahraga berlebih, penurunan atau peningkatan berat badan ekstrim, stress
  • Gangguan hormonal
  • Kondisi abnormalitas pada sistem reproduksi (seperti: kehamilan, gangguan hipotalamus atau pituitari, endometriosis dan kanker)

Dalam kasus anda tersebut, sepertinya bisa disebabkan kondisi diet yang menyebabkan penurunan berat badan yang ekstrem sehingga berdampak pada ketidakstabilan hormonal anda.

Jika keluhan terus berlanjut, sebaiknya anda periksakan diri anda dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan, guna memperoleh pemeriksaan penunjang lainnya.

Berikut kami lampirkan beberapa artikel sebagai bahan referensi lain anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar