Sukses

Turun Peranakan Setelah Melahirkan
22 Aug 2019, 14:18 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok saya ingin bertanya,, knpa setelah saya melahir kan anak pertama 1 bulan setengAh yg lalu dan suami mengajk berhubngan badann,, penis suamii kksaya gak bisa masuk ke V saya... Ituu kenapa yh dokk,, Saya takut dok, dan dii tengah V saya ada sepertii daging dok,,, Tolong bagii info ny dok,,

Terima kasih telah bertanya tentang Turun Peranakan Setelah Melahirkan melalui fitur Tanya Dokter

Rahim turun dalam dunia medis disebut dengan prolaps uteri atau peranakan turun. Kondisi medis ini dapat menimbulkan gejala seperti rasa mengganjal atau rasa menonjol pada alat kelamin bagian bawah; rasa nyeri di bagian pinggang atau panggul yang akan hilang/berkurang bila berbaring; keluhan pipis sering, sedikit-sedikit, tidak puas, tidak dapat menahan pipis; gangguan buang air besar; tidak nyaman saat berhubungan seksual; tidak nyaman saat bekerja dan berjalan; keputihan; perdarahan yang banyak. Prolaps uteri tidak sama dengan kendornya saluran vagina.

Prolaps uteri disebabkan oleh kelemahan otot dan peregangan jaringan penyangga. Penyebab keadaan ini antara lain kehamilan dan trauma yang terjadi saat persalinan, terutama dengan bayi berukuran besar atau setelah persalinan yang sulit. Hilangnya tonus otot juga berhubungan dengan penuaan dan penurunan jumlah estrogen setelah menopause. Hubungan seks yang berlebihan tidak menyebabkan keadaan ini. 

Berikut empat grade prolaps uteri: 

1. Prolapsus uteri tingkat I. Serviks uteri menurun,  dalam liang vagina sampai setinggi 1 cm di atas introitus vagina  (lubang vagina/himen).

2. Prolapsus uteri tingkat II. Serviks uteri turun sampai > 1 cm dari introitus vagina

3. Prolapsus uteri tingkat III. Serviks uteri menonjol keluar dari  > 1  cm di atas introitus vagina

4. Prolapsus uteri tingkat IV. Seluruh uterus telah keluar dari vagina. 

Keluhan perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik. Bila memang benar terdapat prolaps uteri, maka penanganannya tergantung dari derajat keparahannya. Prolaps uteri derajat awal dapat diterapi dengan pemasangan pesarium. Semakin berat derajat prolaps uteri maka tindakan operasi (histerektomi) merupakan penanganan untuk menanganinya.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Turun Peranakan Setelah Melahirkan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar