Sukses

Alergi susu sapi
17 Aug 2019, 12:15 WIB
Wanita, 29 tahun.

anak saya alergi susu sapi, biasa saya berikan susu php. sebulan belakangan saya ganti susunya dengan susu biasa, tidak ada reaksi merah dan gatal di badannya, fasesnya juga normal tapi hal ini menyebabkan frekuensi minum susu anak saya jadi berkurang dan badannya jadi lembek. apakah saya harus tetap memberikan susu php? atau pemberian susu sapi biasa dilanjutkan saja? terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar alergi susu sapi dan pemberian susu PHP melalui fitur Tanya Dokter.

Alergi susu ini sebenarnya merupakan respons abnormal tubuh terhadap susu dan produk-produk olahannya. Susu yang kerap menjadi momok masalah ini adalah susu sapi. Alergi ini terjadi karena tubuh salah mengidentifikasi protein susu sebagai substansi berbahaya. Karena itulah, alih-alih menyerapnya, tubuh justru memberi respons perlindungan diri hingga mempengaruhi organ tubuh lainnya. Mirisnya, sebagian besar susu formula yang beredar di pasaran terbuat dari susu sapi. Tapi reaksi alergi ini sendiri bisa dideteksi dari gejala yang biasa muncul. Beberapa gejala alergi susu yang biasa muncul diantaranya adalah mual, sesak nafas hingga muntah. Jika dibiarkan, gejala ini bisa berkembang menjadi diare, gatal-gatal, keram perut hingga bengkak pada bibir.

Berbeda dengan alergi susu, intoleransi laktosa sebenarnya lebih mengacu pada ketidakmampuan tubuh dalam mencerna laktosa karena tubuh tidak menghasilkan enzim laktase yang cukup. Karena itu,tingkat intoleransi laktosa sendiri cukup beragam sesuai dengan banyaknya enzim laktase yang diproduksi oleh tubuh.

Gejala intoleransi laktosa ini biasanya tak berbeda jauh dengan reaksi alergi susu sapi. Beberapa diantaranya adalah mulas, sakit perut, kembung, muntah dan diare. Karena sulit dideteksi hanya dengan pengamatan, baik alergi susu ataupun intoleransi laktosa memang membutuhkan pemeriksaan dokter.

Susu PHP adalah susu mengandung Protein Hidrolisa Parsial, yang intinya, susu ini lebih nyaman dikonsumsi bagi mereka yang memiliki alergi susu karena proteinnya sudah dipecah-pecah. Susu dengan kandungan seperti ini, atau susu yang hipoalergenik tidak akan menyebabkanreaksi alergi. Namun Anda sebenarnya harus mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum memberikan susu ini pada bayi Anda.

Kemudian yang menjadi pertanyaan bagaimana cara peralihannya ke susu sapi atau tetap diberikan susu PHP, sayangnya tidak semua orang dengan alergi susu akan hilang alerginya. Beberapa akan menetap hingga mereka dewasa. Dan Anda tidak akan mengetahuinya hingga Anda memberikan susu pada anak Anda dan menunggu reaksinya. Tidak ada cara khusus untuk mengganti susu PHP dengan susu lain. Cobalah konsultasikan dengan dokter spesialis anak anda, agar dilakukan pemeriksaan atau langkah selanjutnya agar anda tidak salah langkah.

Berikut kami lampirkan beberapa artikel sebagai bahan referensi lain anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar