Sukses

Penularan HIV
14 Aug 2019, 09:40 WIB
Wanita, 25 tahun.

Jika terciprat urine pasien hiv di kulit dan mata bisa tertular hiv?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya dokter.

HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik.yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Perlu diketahui bahwa penularan penyakit ini melalui :

·         Lewat cairan darah:

o    Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV

o    Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan

o    Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah

·         Lewat cairan sperma dan cairan vagina:

o    Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.

·         Lewat Air Susu Ibu:

o    Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.

o    Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

AIDS tidak ditularkan melalui :

·         Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.

·         Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.

·         Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.

·         Lewat keringat, air seni, atau gigitan nyamuk

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar