Sukses

Syarat Donor Bola Mata

11 Aug 2019, 05:23 WIB
Pria, 21 tahun.

Assalamualaikum Selamat siang, Dok. Ada persyaratan khusus atau tidak kalau ingin donor bola mata? Karena beda jenis kelamin dan beda usianya, selisih ±3 tahun. Dan kira kira berapa biaya yg harus dikeluarkan untuk donor bola mata dan operasi dan sebagainya? Orang yg saya sayangi kehilangan 1 bola matanya sejak kecil karena sebuah penyakit yg katanya bisa merambat ke mata satunya jika tidak diambil. Sampai sekarang dia pakai bola mata palsu.

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami keinginan Anda.

Menyumbangkan organ tubuh untuk orang lain yang membutuhkan memang sangat mulia. Akan tetapi untuk menjadi seorang donor organ, tidak semudah itu.

Pertama, yang Anda butuhkan ialah keberanian. Tidak hanya sampai di situ, Anda juga membutuhkan persetujuan keluarga (baik pasangan atau orangtua). Meski Anda telah membuat surat pernyataan mendonor tetapi jika tidak disetujui oleh keluarga, dokter tidak dapat mengambil organ Anda.

Organ tubuh yang dapat didonorkan jika seseorang telah meninggal ialah jantung, kornea mata (bukan bola mata), ginjal, pankreas, dan hati. Secara medis, organ tersebut harus sehat dan bebas dari penyakit seperti hepatitis B/C dan HIV.

Langkah untuk menjadi pendonor organ sangat mudah, yaitu:

  1. Pastikan Anda benar-benar mau menjadi pendonor organ. Pendonor organ harus benar-benar yakin apakah ia mau mendonorkan organnya atau tidak, tidak boleh ada pengaruh orang lain.
  2. Daftarkan diri sebagai pendonor. Di Indonesia, hal ini baru bisa dilakukan melalui Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) untuk jenis donor kornea mata. Jika ingin mendonorkan kornea mata, pertama-tama kornea mata akan diperiksa oleh dokter mata lalu pendonor harus mengisi formulir khusus yang berisi syarat-syarat tertentu dengan didampingi saksi. Setelah itu baru dicarikan resipien (penerima) organ yang kira-kira cocok. Bila maksud Anda ingin mendonorkan seluruh bola mata, sebaiknya tanyakan kepada PERDAMI, oleh karena bentuk donor organ yang seperti ini tidak umum. 
  3. Katakan keinginan pada keluarga dan mintalah dukungan. Buatlah pernyataan persetujuan ini secara tertulis dan sah di mata hukum. Jika Anda tiba-tiba meninggal dunia karena kecelakaan atau penyakit, keluargalah yang akan mengurus keperluan donor organ. Dokter tidak akan mengambil organ atau jaringan tanpa izin dari keluarga pendonor meskipun Anda sudah mendaftar menjadi seorang pendonor jika keluarga tidak setuju.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar syarat donor organ. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar