Sukses

Keputihan berwarna cokelat
06 Aug 2019, 07:52 WIB
Wanita, 21 tahun.

Hi dok, saya mau tanya.. Saya sudah terlambat haid selama 2bulan, tapi ditestpack negatif, lalu beberapa minggu ini saya mengeluarkan keputihan berwarna coklat pekat dan berlangsung selama berhari2, tidak gatal, tapi berbau, tidak ada nyeri, saat berhubungan juga tidak nyeri, namun terkadang vagina kering. Terimakasih.

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya mengenai keputihan berwarna cokelat menggunakan fitur tanya dokter.

Adanya noda cokelat di celana dalam yang berasal dari keputihan tentu bisa membuat para wanita menjadi panik dan bertanya-tanya. Keputihan memang bisa merupakan kondisi yang normal dan dapat berubah pula konsistensinya (encer atau kental) tergantung dari siklus haid Anda. Namun, jika keputihan yang Anda jumpai berwarna cokelat muda, bisa menjadi pertanda adanya gangguan.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain berwarna putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer atau kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau, serta tidak menimbulkan keluhan.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal atau fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu, yang penyebab terseringnya adalah infeksi parasit, jamur, atau bakteri.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak, dan disertai keluhan lain seperti gatal, panas, dan lai-lain, hal ini menunjukkan adanya keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur, ataupun parasit.

Berikut adalah beberapa penyebab adanya keputihan yang berwarna cokelat:

1. Hormon dan siklus menstruasi 

Fluktuasi hormonal karena siklus haid dapat menyebabkan keluhan flek cokelat yang sering kali dianggap sebagai keputihan. Perdarahan haid yang tidak teratur dan flek cokelat sering kali dialami pada wanita yang mengalami siklus anovulasi (ovarium gagal mengeluarkan sel telur). Biasanya kondisi ini terjadi pada wanita yang baru mengalami menstruasi atau wanita menjelang masa menopause. Wanita yang mengalami kondisi sindrom ovulasi polikistik (PCOS) atau yang menggunakan kontrasepsi (pil, suntik, implan, susuk) dapat pula mengalami haid tidak teratur dan keluhan flek cokelat.

2. Infeksi 

Infeksi pada saluran reproduksi dapat menyebabkan perdarahan dan juga keputihan berwarna cokelat. Beberapa kondisi yang dapat menimbulkan gejala ini antara lain infeksi gonore atau klamidia. Selain itu, adanya luka lecet akibat iritasi saat melakukan aktivitas seksual juga bisa menyebabkan keputihan Anda berwarna cokelat, dan sering kali disertai dengan perdarahan ringan.

3. Gangguan sistem reproduksi 

Adanya keputihan berwarna cokelat setelah menstruasi sering kali disebabkan oleh tampon yang terlalu lama dipakai, sehingga rentan mengalami infeksi. Penyebab adanya keputihan berwarna cokelat menjelang hari pertama haid Anda bisa juga menjadi pertanda kehamilan (tanda implantasi bakal janin di rahim). Namun, jika Anda mengalaminya saat sedang hamil, hati-hati karena itu bisa menjadi pertanda keguguran, persalinan prematur, atau gangguan plasenta. Keputihan berwarna cokelat yang disertai haid yang tidak teratur juga bisa menjadi pertanda adanya tumor, polip, atau keganasan pada rahim (kanker).

4. Penggunaan obat-obatan tertentu 

Keputihan berwarna cokelat dapat juga terjadi pada wanita yang rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat pengencer darah seperti warfarin, clopidogrel, dabigatran, apixaban, atau rivaroxaban. Obat-obatan kanker seperti tamoxifen juga sering kali menyebabkan perdarahan di luar siklus menstruasi dan keluhan keputihan berwarna cokelat.

Meski keputihan berwarna cokelat tidak selalu merupakan masalah yang serius, tapi ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami hal ini. Terlebih jika keluhan tersebut disertai dengan adanya keluhan nyeri perut dan gangguan siklus haid.

Demikian informasi yang dapat kami berikat seputar keputihan berwarna cokelat , semoga bermanfaat.

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar