Sukses

Keputihan Berbau Amis
05 Aug 2019, 10:35 WIB
Wanita, 29 tahun.

Keputihan berbau amis dan sedikit kental apakah ada pengaruhnya dengan pemasangan spiral dan keseringan melakukan ratus ? bagaimana cara mengatasinya ?

Terimakasih sudah bertanya seputar keputihan yang berbau amis dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Sudah sejak kapan keputihan tersebut dialami? Adakah perubahan warna menjadi kehijauan/kebauan/kecoklatan? Adakah darah yang menyertai? Adakah rasa gatal disekitar vagina Anda? 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. 

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Berdasarkan keluhan Anda, kemungkinan besar keputihan Anda termasuk keputihan abnormal karena adanya bau amis yang menyertai disertai dengan perubahan konsistensi. Oleh sebab itu, perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Untuk itu, yang dapat kami sarankan antara lain :

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang wangi dan berbusa karena dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
  • Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas.

Anda dapat ke dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti. Penyebab Keputihan Abnormal  Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.

Penggunaan ratus yang terlalu sering sangat tidak disarankan, karena dapat memicu perubahan lingkungan di sekitar vagina sehingga dapat memicu pertumbuhan bakteri atau jamur. Akibatnya keputihan abnormal dapat terjadi.

Selain itu, penggunaan IUD juga dapat meningkatkan risiko seorang wanita mengalami keputihan. IUD yang mengandung hormonal sering menyebabkan masalah keputihan sehari - hari, tetapi pada umumnya masih dalam batas normal. Sedangkan IUD non - hormonal dapat memicu keputihan apabila pemasangannya tidak benar atau kebersihan organ kewanitaan tidak dijaga dengan baik sehingga memicu pertumbuhan jamur, parasit maupun bakteri.

Berikut ini artikel kesehatan seputar keputihan yang dapat Anda baca untuk menambah wawasan:

Oleh karena Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab pasti dari keputihan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar