Sukses

hubungan antara maag dan migrain

30 Jul 2019, 11:49 WIB
Wanita, 24 tahun.

Apakah sakit magh itu berpotensi untuk migrain yang bersamaan juga?

Terima kasih telah bertanya seputar hubungan maag dan migrain melalui fitur Tanya Dokter.

Bila nyeri kepala yang Anda rasakan ada di salah satu sisi kepala saja, maka kemungkinan Anda menderita penyakit migrain. Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Sebenarnya, tidak ada hubungan langsung antara sakit maag atau GERD dengan migrain. Namun pelepasan hormon stress saat nyeri mungkin menjadi perantara antara kedua hal tersebut. Ketika nyeri lambung menyerang, tubuh melepaskan hormon stress dan hormon ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman secara umum dalam tubuh. Hal tersebutlah yang kemungkinan mencetuskan sakit kepala dan migrain pada Anda.

Gastro esophageal reflux disease (GERD) sendiri merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan. Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. Gejala sampingan peningkatan asam lambung adalah nyeri ulu hati, kembung, sering bersendawa, mual dll.

Pada penderita GERD, ada beberapa hal yang dapat meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll.

Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti :

  • Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil
  • Jangan langsung tidur setelah makan malam
  • Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya
  • Hindari stresTidur cukup 8 jam/hari
  • Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Berikut kami lampirkan beberapa artikel sebagai bahan referensi lain anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar