Sukses

Sering Haus dan Buang Air Kecil

29 Jul 2019, 04:52 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok saya ingin bertanya,, kenapa ya dok saya sering sekali haus n buang air kecil bisa 3 jam sekali saya minum n buang air kecil dok, apakah saya sehat dok?

Terimakasih telah bertanya seputar sering haus dan buang air kecil melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Buang air kecil (BAK) adalah mekanisme tubuh mengeluarkan sisa metabolisme yang sudah tersaring di dalam ginjal. Frekuensi BAK sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak cairan yang kita konsumsi, semakin banyak cairan yang kita konsumsi maka semakin sering kita BAK, serta dengan udara dingin pun BAK kita dapat meningkat frekuensinya. Sering buang air kecil juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi, kelainan pada struktur kandung kemih, kecemasan, kafein (kopi), dan beberapa penyakit. 

Berikut merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan jika Anda memiliki keluhan dalam berkemih, Berapa banyak buang air kecil dalam sehari? Berapa banyak cairan yang Anda konsumsi? Apakah urin disertai pasir atau darah? Sudah berapa lama keluhan ini Anda rasakan? Apakah ada rasa nyeri saat buang air kecil? Atau adakah keluhan lain? Apakah buang air kecil dirasa tuntas?

Sering buang air kecil dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Infeksi saluran kemih. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Infeksi saluran kemih juga bisa disebabkan karena batu saluran kemih yang belum diobati. 

  2. Gangguan pada persarafan. Gangguan pada persarafan kandung kemih dapat menyebabkan gangguan buang air kecil. Hal ini biasanya terjadi pada pasien dengan riwayat stroke.

  3. Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih). OAB sendiri memang lebih sering terjadi pada wanita. Faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih.

  4. Cemas

  5. Konsumsi kafein.  Kafein memiliki efek diuretik pada ginjal yaitu meningkatkan produksi urin (buang air kecil) yang secara tidak langsung menurunkan kadar elektrolit natrium dan kalium darah, dan bahkan dapat mengakibatkan dehidrasi pada cuaca panas.

  6. Diabetes Mellitus. Gejala diabetes yang paling khas memang adalah 3P yaitu polidipsi (minum banyak karena sering haus), polifagi (makan banyak melebihi biasa), dan poliuri (berkemih banyak > 5x ketika istirahat atau tidur). Jadi berkemih banyak sewaktu Anda sedang beraktivitas atau karena Anda minum banyak bukanlah gejala dari Diabetes.

  7. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

Pada kasus Anda, masih perlu didalami apa penyebab sesungguhnya. Jika tidak ada infeksi saluran kemih, bisa jadi ada gangguan hormon (diabetes insipidus) yang membuat urin banyak keluar dan akibatnya sering haus. Bisa juga karena ada gangguan persarafan atau kecemasan.

Namun, jika haus sering dirasakan misalnya karena cuaca panas atau banyak beraktivitas, ini merupakan hal yang normal saja.

Untuk itu, kami sarankan agar Anda segera berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam untuk hal ini.

Baca juga: Apa Beda Beser Akibat Diabetes dan Kebanyakan Minum?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar sering haus dan buang air kecil. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar