Sukses

Seputar Hepatitis B

26 Jul 2019, 10:19 WIB
Pria, 25 tahun.

dok saya penderita hepatitis b hbsag saya positif dan hbeag saya negatif itu bertanda apa ya dok apakah saya hepatitis akut atau kronik yah dok

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terimakasih Anda telah bertanya seputar hepatitis B dengan menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Dari hasil pemeriksaan di atas, memiliki dua kemungkinan yaitu Hepatitis B Kronis yang inaktif dengan HBeAg negatif atau karier HBsAg yang inaktif.Kami akan sedikit menjelaskan mengenai hal ini.

Pada infeksi Hepatitis B yang didapatkan pada saat dewasa, fase awal infeksi biasanya ditandai dengan aktivitas penyakit yang sedang, dengan hasil HBV DNA yang tinggi (>10.000 kopi/mL) dan SGPT yang meningkat. Sedangkan, pada infeksi Hepatitis B yang didapatkan saat di dalam kandungan, pasien memiliki kadar SGPT yang normal walaupun HBV DNA -nya tinggu (fase toleransi imun). Aktivitas penyakit, biasanya berubah pada pasien yang terinfeksi dalam kandungan. Seiring dengan bertambahnya usia, memasuki usia dewasa, terjadi perubahan menjadi fase aktif imun, ditandai dengan peningkatan kadar SGPT. Pada satu waktu tertentu, pasien dengan infeksi Hepatitis B kronik, akan mengalami serokonversi HBeAg sontan, dimana HBeAg menjadi negatif, anti HBe menjadi positif, dan berhubungan dengan penurunan HBV DNA (< 10.000 kopi/mL) dan kadar SGPT yang normal (karier HBsAg inaktif).

Pada beberapa pasien yang mengalami serokonversi HBeAg (yaitu HBeAgnya negatif), terdapat peningkatan kembali HBV DNA dan kadar SGPT (persisten atau intermiten). Pada pasien-pasien ini memiliki virus Hepatitis B yang mutan (berbeda), yang tidak memproduksi HBeAg, karena adanya mutasi. Keadan ini disebut Infeksi Hepatitis B Kronik dengan HBeAg negatif. 

Karena kadar SGPT dan HBV DNA pada Hepatitis B kronik dapat naik turun (aktif-inaktif), bisa saja pada saat dilakukan pemeriksaan, infeksi sedang dalam keadaan inaktif (HBV DNA rendah, SGPT normal). Kemungkinan lainnya adalah bahwa hasil tersebut didapatkan dari pasien yang merupakan karier Hepatitis B inaktif. Jadi, untuk mengetahui apakah Ibu merupakan penderita Hepatitis B kronik HbeAg negatif atau hanya merupakan karier Hepatitis B, diperlukan beberapa kali pemeriksaan ulang HBV DNA dan SGPT.  Jika terdapat peningkatan kadar kedua pemeriksaan tersebut, berarti Ibu menderita infeksi kronik. Cara lain adalah dengan melakukan biopsi jaringan hati. Biopsi berarti mengambil jaringan hati dalam jumlah sedikit untuk diperiksa.

Jika memang menderita infeksi kronik Hepatitis B dengan HBeAg negatif, harus dipertimbangkan untuk diberikan terapi anti virus. Jadi, saran kami, sebaiknya Anda berobat ke dokter spesialis penyakit dalam, untuk dilakukan penilaian dan pemeriksaan lebih lanjut dan kontrollah teratur. 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar