Sukses

Anak Menolak Menulis
25 Jul 2019, 13:52 WIB
Wanita, 23 tahun.

Selamat malam dok, nama saya rina, saya ingin bertanya ,saya punya sepupu berusia 7thn, dia sekarang baru masuk sekolah SD, tapi dia tidak mau menulis semenjak tk , jika di paksa dia malah menangis dan tetep ga mau nulis dia bilang capee padahal baru nulis 1 baris , itupun sampe beberapa menit nunggu dia nulis, itu kira kira knpa ya dok, mohon jawabanya

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya menggunakan KlikDokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Pada dasarnya, menulis adalah suatu keterampilan yang harus diasah. Namun, hal yang tidak boleh dilupakan tentunya adalah seberapa besar minat si kecil untuk melatihnya. Begitu pula seberapa besar si kecil menikmati prosesnya. Bila si kecil tidak menikmati prosesnya, maka dikhawatirkan keterampilan menulis ini akan lama dikuasainya.

Hal ini pula yang bisa menjadi pedoman bagi Anda dan keluarga ketika mendapati sepupu Anda yang tidak terlihat menikmati proses menulis. Apakah pernah ada paksaan yang diberikan sehingga si kecil merasa trauma melakukannya? Atau, apakah si kecil pernah dimarahi terkait proses menulis ini? Atau, apakah proses berjalan menulis kurang dibuat fun atau menyenangkan? 

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk membantu si kecil yang mulai belajar menulis:

1.    Buatlah ruangan belajar anak sedemikian rupa hingga ia betah berada di ruangan tersebut. Tetapi, jangan beri mainan sedikitpun agar konsentrasi tidak terpecah kepada mainan yang sedang di dekat anak.

2.    Berikan alat tulis termasuk meja dan kursi kesukaan anak. Dengan membeli buku dan pensil serta perlengkapan yang sesuai dengan kesukaan anak, ia akan terdorong untuk menggunakan alat-alat tersebut.

3.    Buat jadwal setiap hari untuk belajar menulis. Dengan jadwal yang rutin, anak tidak akan dengan mudah lupa dengan apa yang dipelajarinya dari hari ke hari.

4.    Coba lakukan permainantebak gambar, yakni dengan menuliskan jawaban dari gambar yang telah Anda buat atau tunjuk dari sebuah buku.

5.    Beri kebebasan kepada anak untuk menceritakan hal-hal yang terjadi di sekolah tiap harinya dalam tulisan. Jangan sungkan untuk memuji anak, hingga ia termotivasi untuk terus menuliskan cerita setiap hari.

6.    Beri dukungan dan hindari menggurui. Apa pun yang anak ingin tuliskan, biarkan mereka menulis. Jangan terlalu mendikte apa yang harus ditulis oleh anak.

Anak membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar untuk belajar menulis. Anda juga bisa membawa si kecil  bermain bersama anak-anak seusianya, dan belajar menulis bersama.  Para orang tua—khususnya ibu dari sang anak—harus bersabar dan terus mendukung setiap proses itu. Nikmati prosesnya dan biarkan anak yang mengatur kecepatan belajarnya. Mengenai adanya kemungkinan ke arah penyakti medis, bila si kecil memiliki kemampuan berbicara dan berbahasa yang baik, maka kecil kemungkinan ada gangguan yang terkait masalah mental atau kecerdasan.

Demikianlah informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar