Sukses

susah fokus, sesak nafas, jantung berdebar
19 Jul 2019, 08:43 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok bagaimana cara mengatasi gangguan mental akibat kehilangan orang tua sya sering merasakan kebingungan, susah fokus sehingga segala yang dikerjakan berantakan , sering kali lupa dan itu sdh berkepanjangan ditambah lagi selalu sesak nafas jantung yang berdebar kencang jika merasa tertekan dengan kondisi dan masalah yang ada?

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami turut prihatin akan kondisi Anda.

Cemas/kecemasan adalah perasaan gelisah, khawatir atau takut. Setiap orang pasti pernah merasa cemas di beberapa titik dalam hidupnya, tetapi untuk sebagian orang perasaan ini bisa berlangsung terus menerus. Kecemasan dalam kadar tertentu (sedikit) dapat membantu, misalnya ketika Anda cemas sebelum ujian, hal itu akan membuat Anda lebih waspada/siaga sehingga performa akan lebih baik. Tetapi kecemasan yang terlalu banyak akan membuat Anda lelah dan sulit berkonsentrasi.

Kecemasan memiliki gejala psikologis dan fisik. Gejala psikologis termasuk:

  • Hampir selalu merasa khawatir atau gelisah
  • Sulit tertidur sehingga merasa lelah
  • Sulit berkonsentrasi
  • Menjadi mudah marah
  • Menjadi sangat waspada/siaga
  • Merasa di ujung tanduk/tidak bisa rileks
  • Seringkali membutuhkan penghiburan dari orang lain 
  • Merasa sedih

Ketika Anda cemas, tubuh akan mengeluarkan hormon stress seperti adrenalin dan kortisol. Hormon-hormon ini menimbulkan gejala fisik kecemasan, seperti peningkatan laju jantung dan berkeringat. Gejala lain yaitu:

  • Jantung berdebar-debar dan menyentak
  • Bernafas lebih cepat
  • Irama jantung tidak teratur
  • Merasa sakit
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Berkeringat berlebihan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Rasa melayang seperti mau pingsan
  • Sering merasa ingin BAK
  • Rasa seperti ada yang menggelitik di dalam perut
  • Ketegangan otot-otot

Apabila gejala-gejala kecemasan ini sudah dialami dalam jangka waktu yang panjang (>2 bulan), kemungkinan besar Anda mengalami gangguan cemas.

Gangguan cemas mencakup beberapa kondisi, yaitu:

  • Gangguan cemas menyeluruh
  • Gangguan panik
  • Fobia (agorafobia/fobia keramaian atau klaustrofobia/fobia ruang tertutup)
  • Gangguan stress pasca trauma
  • Gangguan cemas sosial (fobia sosial)
  • Gangguan kepribadian obsesif kompulsif

Dari yang Anda jelaskan, sepertinya Anda memang memiliki gangguan cemas dan mungkin juga kecenderungan menjadi depresi. Kedua kondisi ini tergolong gangguan jiwa yang kerap menimbulkan keluhan fisik. Karena itu, Anda perlu mendapatkan pertolongan dari yang ahli seperti psikiater atau psikolog. Tujuannya, agar Anda dapat menceritakan segala sesuatunya secara terbuka dan tanpa ada rasa takut dihakimi dan lain sebagainya. 

Anda tidak perlu merasa takut atau khawatir berkonsultasi dengan ahli jiwa, sebab dokter-dokter tersebut mengerti betul apa yang Anda rasakan dan dapat memberikan saran-saran yang tepat dalam mengatasi kondisi ini. 

Trik Jitu Ubah Rasa Cemas Jadi Optimis

8 Tips Atasi Kecemasan dengan Cara Alami

Anda Depresi? Ini 7 Cara Bangkitkan Semangat

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar