Sukses

Batuk Kronik

19 Jul 2019, 07:10 WIB
Wanita, 32 tahun.

Dok saya batuk tak kunjung sembuh sudah 2 blan,,,yang jg di barengi dengan panas dingin,demam,kepala pusing,dada nyeri dan mudah lelah,,batuk hanya saat malam dan pagi hari,,batuk saya hanya mengeluarkan dahak sedikit dan itupun berwarna putih bening,,,saya pernah cek ronsen dan fto thorax menyatakan normal,, Periksa ke 3 dokter diagnosanya berbeda,,ada yg bilang alergi,ada bilang tb,,dan ada yang bilang bronchitis kronis,, Mohon penjelasannya dok,,, Terimakasih

Terimakasih telah bertanya mengenai penyebab batuk kronis melalui fitur Tanya Dokter.

Dari penjelasan Anda, sepertinya Anda mengalami batuk kronis. Penyebab batuk kronis yang sering adalah:

  1. Iritasi saluran nafas setelah batuk pilek biasa (common cold)/flu. Sebagian besar gejala flu akan menghilang dalam waktu beberapa hari. Namun, batuk dapat bertahan hingga beberapa minggu sebab virus penyebab flu membuat saluran nafas Anda membengkak dan hipersensitif. Pembengkakan dan hipersensitivitas saluran nafas ini dapat berlangsung lama bahkan setelah virusnya menghilang.
  2. Stress yang bersifat kronik dapat membuat flu berlangsung lama. Salah satu cara untuk menguranginya adalah dengan memiliki waktu tidur yang cukup, yaitu 7-8 jam dalam semalam.
  3. Terdapat kondisi medis yang mendasari seperti alergi dan asma.
  4. Refluks asam lambung (naiknya asam lambung dari lambung ke kerongkongan) dengan gejala seperti sering bersendawa, rasa terbakar/panas di dada, batuk, dan regurgitasi.
  5. Henti nafas saat tidur (obstructive sleep apnea/OSA) dengan gejala seperti insomnia, mengorok, sering terbangun di malam hari, sering terasa seperti tercekik di malam hari, sering mengantuk di siang hari.
  6. Kurang minum. Air putih, jus, dan kuah sup dapat mengencerkan lendir dahak dalam saluran nafas sehingga mudah dikeluarkan. Alkohol dan minuman berkafein dapat membuat Anda semakin kehilangan cairan (dehidrasi). Hal lain untuk melembabkan saluran nafas Anda adalah dengan menggunakan semprot hidung yang berisi larutan garam atau humidifier (pelembab ruangan).
  7. Penggunaan berlebihan semprot hidung yang mengandung dekongestan. Obat ini mengurangi keluhan hidung tersumbat. Namun, bila digunakan lebih dari 3 hari dan kemudian berhenti, gejala akan semakin memburuk (disebut dengan efek rebound). Sumbatan semakin memburuk, terjadi postnasal drip (mengalirnya lendir hidung ke tenggorokan) sehingga batuk.
  8. Udara yang terlalu kering atau terlalu lembab dapat memicu batuk.
  9. Infeksi bakteri sekunder setelah episode flu yang menyebabkan bronkitis dan pneumonia.
  10. Infeksi kuman tuberkulosis (TBC) dengan gejala batuk lebih dari 2 minggu, bisa disertai darah, penurunan berat badan, keringat malam, dan demam yang sering hilang timbul.
  11. Efek samping obat darah tinggi. Obat darah tinggi golongan ACE Inhibitor dapat menyebabkan batuk kronik. 

Bila batuk masih Anda alami sebaiknya kunjungi dokter untuk pemeriksaan menyeluruh terhadap batuk Anda. Pemeriksaan darah, dahak, serta rontgen dapat dilakukan untuk menentukan penyebabibu atuk yang sesungguhnya. Ini penting agar Anda mendapatkan pengobatan yang tepat, juga untuk mencegah komplikasi akibat penyakit yang mendasarinya.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang dapat menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat disampaikan seputar penyebab batuk kronis. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar