Sukses

Demam, Ruam dan Kejang

11 Jul 2019, 16:33 WIB
Wanita, 27 tahun.

dok saya mau tanya, anak saya berumur 19 bulan, kira-kira 3 hari yang lalu mengalamai panas demam setelah membaik tiba-tiba mulai panas lagi dan sekarang disertai dengan ruam merah dipipi dan menyebar ke punggung dan seluruh tubuhnya dok, saat tidur anak saya juga kejang kejang seluruh tubuhnya tapi kejangnya tidak lama hanya sebentar seperti kaget kemudian tertidur lagi dan berlanjut sepertu itu beberapa kali anak saya kenapa ya dok? apakah bahaya dok?makasih sebelumnya

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Demam yang diikuti keluhan ruam merah pada kulit anak dapat disebabkan oleh beberapa penyakit berikut :

1.Campak / Rubeola

2. Campak jerman / Rubella

3. Roseola

4. Demam Berdarah Dengue

Keempat penyakit tersebut disebabkan oleh infeksi virus yang akan menimbulkan keluhan awal menyerupai penyakit flu (seperti demam, batuk, pilek, dll) selama beberapa hari yang diikuti oleh munculnya ruam merah pada seluruh kulit anak. Adakah gejala lain yang dialami oleh anak Anda (batuk, pilek, mencret, keluar cairan dari telinga, gusi berdarah, dll)? Apakah ada nyeri perut? Gangguan nafsu makan? Mual? Muntah?

Anak yang menderita penyakit campak dan roseola biasanya akan mengalami demam yang sangat tinggi, namun tidak demikian pada penderita campak jerman. Anak dengan campak jerman hanya mengalami demam ringan selama beberapa hari, atau bahkan tidak demam. Sedangkan gejala utama dari demam berdarah dengue adalah demam yang mendadak tinggi (>39oC), terus menerus selama 2-7 hari, kemudian turun dengan cepat dan biasanya diikuti dengan nyeri kepala, menggigil, lemas, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan tulang, ruam kulit (kulit kemerahan), anoreksia, mual muntah. Selanjutnya akan diikuti oleh tanda perdarahan seperti gusi berdarah, mimisan, timbul bintik-bintik merah pada kulit (petekie), muntah darah, buang air besar berwarna hitam

Pada fase demam biasanya diikuti oleh fase kritis selama 2-3 hari. Pada fase kritis ini suhu tubuh menurun, bagian tubuh seperti tangan dan kaki dingin dan biasanya merasa seperti sudah sembuh. Padahal pada fase ini kita harus waspada, sebab bisa terjadi sindrom syok dengue yang dapat mengancam jiwa. Jika Anda menemukan tanda-tanda yang demikian, maka kami menyarankan Anda segera membawa Anak Anda untuk diperiksa oleh dokter.

Saat ini, sangat sulit bagi kami untuk memastikan diagnosis kondisi anak Anda jika tanpa pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang tambahan. Diperlukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menagakkan diagnosis, untuk itu kami sarankan Anda segera memeriksakan kondisi kesehatan anak Anda ke dokter spesialis anak Anda ataupun ke fasilitas kesehatan terdekat. Untuk sementara, yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi demam pada anak Anda adalah :

  • istirahatkan anak
  • berikan anak minum yg banyak, 
  • kompres dahi, leher, dada, ketiak anak dengan air hangat untuk menurunkan demam
  • pakaikan anak baju yang tipis
  • berikan obat penurun demam seperti parasetamol 4-6x/hari sesuai dosis untuk membantu menurunkan demam (bila suhu > 37,5 derajat C)

Untuk masalah kejangnya, tentu kejang adalah suatu hal yang berbahaya bagi seorang anak. Kejang yang paling sering terjadi pada anak - anak (terutama dibawah 3 tahun) adalah kejang demam. Kejang demam ialah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal >38°C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranial. Kejang demam adalah suatu kejadian pada bayi atau anak, biasanya terjadi antara umur 6 bulan - 5 tahun. Anak yang pernah mengalami kejang tanpa demam, kemudian kejang demam kembali tidak termasuk dalam kejang demam. Kejang dapat menyebabkan gangguan pada otak mulai dari gangguan nutrisi ke otak, gangguan suplai oksigen ke otak, dan sebagainya. Bila terdapat gangguan yang cukup berarti pada otak maka dapat timbul gangguan mulai dari gangguan tumbuh dan kembang anak, gangguan perilaku, gangguan belajar, cacat fisik, cacat mental, hingga kematian.

Karena ada masalah kejang, kami sarankan untuk membawa anak Anda berobat ke dokter spesialis Anak untuk diperiksa secara keseluruhan sehingga mendapatkan diagnosa dan pengobatan yang tepat. 

Berikut ini kami lampirkan artikel yang dapat Anda baca :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar