Sukses

Waspada Tidur Berlebihan
08 Jul 2019, 13:54 WIB
Wanita, 21 tahun.

Saya mau tanya dok. Tadi pagi saya kesulitan sekali untuk bangun dari tidur. Bukan sleep paralyze tapi dok. Saya biasa bangun jam 5, tapi pagi tadi saya tidak bisa membuka mata dan ketika saya paksa untuk bangun, kepala saya terasa sangat pusing, saya merasa begitu mengantuk, hingga akhirnya tertidur kembali sampai jam 9 pagi, padahal malamnya saya tidur lebih cepat dari biasanya. Kira2 kenapa ya dok, apa daya kekurangan tidur apa bagaimana dok. Saya sering mengalami hal itu dok, kadang saya tiba2 tertidur ketika sedang duduk. Tapi saya juga kadang terkena insomnia, menurut dokter saya kenapa ya dok. Makasih dok.. Mohon pencerahannya..

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kondisi sering mengantuk dan mudah tertidur pada siang hari itu disebut dengan hipersomnia. 

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipersomnia, antara lain:

  • Gangguan tidur, seperti narkolepsi (rasa kantuk pada siang hari) dan apnea tidur (gangguan pernapasan saat tidur)
  • Memiliki berat badan berlebih
  • Penggunaan obat-obatan terlarang ataupun alkohol
  • Pernah mengalami cedera kepala atau memiliki penyakit neurologis, seperti sklerosis ganda
  • Faktor genetik

Sebelum memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah benar Anda terkena hipersomnia, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa gejalanya, yakni:

Sering tertidur pada siang hari dan meskipun sudah sempat tertidur, Anda tidak merasa segar setelahnya.Tertidur secara tiba-tiba, bahkan saat Anda sedang makan ataupun berbicara.Meski sudah tidur siang, Anda tetap tidur dalam waktu yang lama pada malam hari.Apabila benar Anda mengalami sejumlah gejala di atas, segera periksakan kondisi itu ke dokter untuk mendapatkan diagnosis lebih pasti. Selain melihat riwayat medis dan riwayat keluarga, dokter akan melakukan pemeriksaan skala kantuk epworth untuk menilai rasa kantuk yang dialami, mencatat agenda tidur, melakukan polisomnogram untuk memantau aktivitas otak hingga kadar oksigen saat Anda tertidur.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar