Sukses

Benjolan Bawah Kulit

03 Jul 2019, 09:08 WIB
Pria, 29 tahun.

Selamat siang saya rian ,29thn. Saya mau bertanya tiba-tiba di kulit tangan dan kaki ada bagian yang keras kayak di bawah kulit gitu sekitar diameter 2cm dan lama-lama kemerahan serta dipencet terasa sakit. Saya mau bertanya: 1. Sakit kulit apa itu namanya? Apakah itu ciri-ciri mau tumbuh semacam bisul? 2. Salep apotik apa yang cocok saya gunakan? 3. Perbedaan fungsi mupirocin, gentamicin, dan betametason beserta jenis sakit kulit apa saja yang bisa digunakan pada masing-masing salep? Sekian dan saya ucapkan terima kasih atas jawabanya.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya seputar benjolan di bawah kulit melalui fitur Tanya Dokter.

Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan benjolan pada permukaan atau di bawah kulit.

Beberapa di antaranya yang umum terjadi ialah:

1.    Kista kulit. Merupakan tumor jinak berbentuk kantong yang dapat terisi cairan, nanah, maupun material lainnya. Kista ini dapat muncul di kulit manapun dan terasa seperti kacang yang terletak di bawah kulit. Kista dapat terjadi akibat infeksi, sumbatan kelenjar minyak, atau di sekitar benda asing seperti tindik atau anting. Umumnya kista kulit tumbuh lambat, tidak nyeri, dan terasa halus permukaannya ketika digerakkan. Terapi umumnya berupa pemberian suntikan steroid ke dalam kista atau pengangkatan secara bedah minor.

2.    Cherry angioma. Merupakan benjolan halus berwarna kemerahan seperti buah cherry. Biasanya muncul di batang tubuh tetapi sebenarnya dapat terjadi di mana saja. Umumnya penderita berusia di atas 40 tahun. Sebagian besar kasus tidak membutuhkan pengobatan. Bila secara kosmetik mengganggu atau rentan mengalami perdarahan, angioma dapat dihilangkan dengan laser atau kauter listrik.

3.    Dermatofibroma. Merupakan benjolan merah kecoklatan yang seringkali ditemukan di lengan dan kaki. Dermatofibroma mengandung jaringan parut sehingga terasa sebagai benjolan yang keras di bawah kulit. Penyebabnya tidak diketahui. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak perlu diobati. Kondisi ini dapat dihilangkan dengan pembedahan atau diratakan melalui cara dibekukan dengan nitrogen cair.

4.    Kista epidermoid. Merupakan benjolan jinak pada kulit yang berasal dari kelenjar minyak. Seringkali ditemukan di daerah kelamin, dada, dan punggung. Kista epidermoid berbentuk bulat dan bagiannya yang gelap dapat terlihat di perukaan kulit. Bila terinfeksi, kista ini menjadi kemerahan dan nyeri. Ketika ditekan akan mengeluarkan cairan yang berwarna putih seperti keju. Umumnya, kondisi ini diatasi dengan mengangkat kantong kista melalui bedah minor. Antibioitik biasanya juga diberikan bila kista sudah terinfeksi.

5.    Lipoma. Lipoma merupakan benjolan jinak di bawah kulit yang tumbuh lambat. Lipoma berasal dari jaringan lemak bawah kulit, terasa sebagai benjolan yang kenyal. Biasanya terdapat di batang tubuh, bahu, leher, namun bisa juga di tempat lain. Sebagian besar lipoma berdiameter kurang dari 5 cm dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan nyeri jika menekan saraf. Lipoma tidak diangkat kecuali mengganggu secara kosmetik, menekan struktur lain disekitarnya, atau karena diagnosanya meragukan untuk lipoma. Jika perlu diangkat, maka dilakukan pembedahan minor.

6.    Neurofibroma. Merupakan pertumbuhan jinak di bawah kulit namun dapat menjadi tumor ganas pada sebagian kasus. Benjolan ini biasanya tumbuh lambat, tidak nyeri, menimbulkan 'rasa kejut' seperti tersetrum jika area yang benjol tersentuh, dan juga gangguan saraf apabila benjolan menekan saraf-saraf yang besar. Jika tidak menyebabkan keluhan apapun, umumnya tidak diperlukan terapi. Jika menimbulkan keluhan, tumor diangkat melalui pembedahan.

Terkait yang Anda alami, perlu ditelusuri benjolan tersebut termasuk yang mana. Jika memang benjolan jinak seperti kemungkinan-kemungkinan yang sudah disebutkan di atas, umumnya membutuhkan pembedahan (minor) apabila menimbulkan keluhan yang mengganggu maupun pertimbangan kosmetik. Namun bisa juga benjolan tersebut terjadi akibat penebalan kulit, terutama bila terjadi di area-area penonjolan tulang.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter kulit untuk diketahui penyebabnya. Kami tidak mungkin menentukan mana yang menyebabkan benjolan pada Anda tanpa pemeriksaan langsung. Begitu pula penanganannya, tentunya tergantung atas diagnosis penyakit yang terjadi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar benjolan di bawah kulit. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar