Sukses

Menambah Berat Badan Anak
25 Jun 2019, 13:44 WIB
Wanita, 28 tahun.

Siang dokter.. saya punya anak perempuan usia hampir 18 bln,dengan bb 9kg,tinggi 81cm,sementara waktu lahir bb 3.1kg,panjang 49cm. Dari usia 12bln bb susah sekali naik dok. Padahal makan doyan,ngemil doyan. Anak sy full asi dok. Makin kesini saya makin cemas dgn bb anak sy dok. Anak sy aktif sekali dok,dan sy pastikan ada protein hewani sebagai lauknya. Apa yg harus saya lakukan dok? Tambahan info,sy riwayat Tb paru dok,pengobatan sudah tuntas 6bln,dan selama sy pengobatan,anak sy juga mendapat perawatan Inh Profilaksis selama 6bln juga.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya tentang cara menaikkan berat badan anak melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Bagaimana dengan jadwal makannya? Apakah anak Anda sudah makan makanan utama (nasi, lauk, sayur) dengan jadwal yang teratur, 3x sehari, disertai camilan di sela-sela jadwal makan utama? Apakah anak Anda mau makan makanan utama atau hanya makan makanan camilan saja?

Pada dasarnya, anak-anak dalam usia pertumbuhan membutuhkan asupan gizi yang seimbang dan kalori yang mencukupi. Kebutuhan akan sayur dan buah juga penting untuk asupan vitamin dan mineral. Hingga usia 10 tahun, anak-anak membutuhkan 100 kalori setiap kilogram berat badannya. Bila anak Anda cukup aktif (sering berlari-lari, bermain) maka membutuhkan tambahan sekitar 400 kalori lagi. Sehingga anak Anda membutuhkan 1400 kalori setiap harinya. Hal ini dapat dipenuhi dengan porsi makan 3x sehari dengan takaran 1 piring nasi dengan jumlah nasi yang cukup besar, jumlah lauk yang cukup besar dan sayur. Di sela-sela jadwal makan 3x sehari dapat diberikan camilan seperti bubur kacang hijau, puding buah, kue. Dengan demikian kebutuhan kalorinya dapat terpenuhi.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menaikkan berat badan anak Anda adalah dengan memberikan makanan tinggi kalori yang sehat. Berikut adalah daftar makanan tinggi kalori yang sehat yang dapat diberikan kepada anak Anda:

· Susu: Susu, keju, yogurt, es krim, krim sup, puding

· Protein: Telur, selai kacang, sup kacang, kacang-kacangan

· Karbohidrat: Roti, makaroni dan keju, pasta, roti, pancake, kentang tumbuk, sereal

Jika anak Anda adalah pemilih makanan dan menolak untuk menambah makanan baru dalam makannya, dapat dicoba juga dengan menggunakan suplemen makanan cair berkalori tinggi sesuai rekomendasi dokter. Namun harus dipastikan bahwa jumlah konsumsi susu, suplemen makanan cair, dan jus yang anak Anda makan jangan sampai membuatnya kenyang sehingga melupakan menu makan utamanya. Cobalah untuk membatasi jus untuk tidak lebih dari satu cangkir sehari dan susu tidak lebih dari dua cangkir sehari.

Apabila anak Anda dirasakan sudah mendapatkan cukup kalori tapi tampaknya belum mendapatkan berat badan ideal, terus bekerja sama dengan dokter untuk menemukan kondisi yang mendasari. Apalagi Anda memiliki riwayat pengobatan TB, maka ada baiknya untuk memastikan tidak terdapat TB aktif pada tubuh anak. Hal ini bisa diketahui dengan memeriksakan pada dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

 

0 Komentar

Belum ada komentar