Sukses

Mengatasi Luka Diabetes
24 Jun 2019, 11:14 WIB
Wanita, 26 tahun.

Saya mau tanya, Saya memiliki suami berusia 30tahun.. Suami saya kebetulan pengidap diabetes.. saat ini sdh hampir sebulan kaki2 nya memiliki banyak sekali luka koreng.. beberapa ada yg sudah kering, beberapa ada yg blm kering sampai ada nanahnya.. Yg ingin saya tanyakan, obat atau salep apakah yg harus sy berikan kepada suami saya tersebut agar luka2 koreng di kakinya dpt segera kering & sembuh ??

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatira Anda. Diabetes merupakan hasil dari ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi maupun menggunakan insulin. 

Beberapa langkah sederhana ini dapat mencegah masalah maupun komplikasi yang dapat terjadi, dan mungkin menjadi penyebab mengapa luka tak kunjung sembuh dengan penyakit diabetes yang mendasari.

  • Pencegahan pembentukan luka

Periksa kondisi kaki setiap hari. Minta bantuan seseorang untuk melihat luka yang mungkin terlewatkan.Bersihkan dengan baik. Ketika mandi, sabuni, cuci dengan air hangat dan keringkan, tak lupa di sela jari kaki. Kelembapan yang terperangkap dapat berbahaya. Gunakan losion atau krim untuk mencegah kekeringan serta retaknya kulit yang dapat menyebabkan nyeri.Gunakan pelindung kaki yang nyaman. Sol tebal serta kaos kaki yang lembut dapat melindungi kaki dengan baik. Hindari sepatu hak dan model sepatu yang mengerucut ke depan yang dapat memicu terbentuknya luka.Gunting kuku secara rutin. Jika kesulitan, mintalah bantuan dari dokter bagaimana cara menggunting kuku dengan baik. Jika perlu, minta bantuan. Baiknya hindari gunting kuku di salon kuku untuk menghindari risiko infeksi dan teknik pemotongan yang salah.Mempertahankan daya tahan tubuhTerapkan pola makan yang sehat. Ikuti saran dokter penyakit dalam maupun dokter gizi untuk meal plan di rumah. Dengan mengatur kadar gula darah, Anda akan terhindar dari pembentukan luka, serta luka pun dapat sembuh lebih cepat. Vitamin C, zink, serta protein adalah beberapa nutrisi tambahan yang Anda butuhkan untuk penyembuhan luka optimal.

  • Tetap aktif. Berolahraga meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga gula yang ada dalam darah dapat masuk ke dalam sel lebih efisien.
  • Berhenti merokok. Ini penting agar sel tubuh dapat membawa oksigen dengan baik, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengurangi risiko memburuknya keadaan pembuluh darah Anda yang kemungkinan besar sudah terganggu dengan tingginya kadar gula darah.
  • Gunakan madu. Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa madu dapat digunakan sebagai balutan alternatif untuk luka diabetes dan mempercepat penyembuhan. Tanyakan kepada dokter Anda mengenai cara spesifik perawatan luka menggunakan madu.

Membantu menjaga berjalannya proses penyembuhanJika belum tahu, mintalah dokter untuk menjelaskan cara perawatan luka di rumah untuk Anda maupun orang-orang yang membantu merawat.

Membuang jaringan yang matiWaspadai kelebihan jaringan yang dapat ditandai dari mengelupasnya atau penggelapan warna kulit. Kondisi tersebut menandakan tidak ada oksigen dari pembuluh darah yang menyediakan makanan untuk jaringan tersebut tetap hidup, yang sering kali didapat pada luka diabetes. Jaringan mati dapat menyebarkan bakteri serta toksin, dan ini meningkatkan risiko infeksi luka. Pada umumnya, dokter akan membuang jaringan ini tiap Anda kontrol.

Ganti balutan secara teraturIni dapat menurunkan jumlah bakteri serta mempertahankan kadar kelembapan pada luka. Jika balutan mengalami rembesan cukup banyak dan terasa sudah basah dan tidak nyaman, ganti balutan tersebut sebelum ke dokter untuk mencegah infeksi.

Hindari tekanan berlebih pada area lukaIni sangat penting agar tekanan tidak merusak kulit baru yang terbentuk serta mencegah luka lebih dalam.

Jika terdapat keluhan seperti rasa terbakar, geli, sensasi yang berkurang atau hilang, nyeri terus-menerus, bengkak, maupun luka baru, datangi dokter jika keluhan bertahan selama satu minggu atau lebih. Semakin cepat Anda mendapatkan pertolongan, semakin kecil risiko luka mengalami komplikasi.

Itulah cara mengatasi luka pada penderita diabetes. Memang perawatannya perlu perhatian ekstra, bahkan pada luka kecil sekalipun. Dengan mengetahui tips perawatan yang benar, maka penderita bisa mencegah luka yang makin parah dan tak kunjung sembuh, yang bisa meningkatkan risiko terjadinya komplikasi yang tidak diinginkan.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar