Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Onani dan Ejakulasi Dini

23 Jun 2019, 17:54 WIB
Pria, 17 tahun.

Gini dok, saya mau tanya, kan saya onani ya, terus cuma sampai 15 menit saja, apa itu termasuk ejakulasi dini? Saya umur 17

Terima kasih telah bertanya seputar Onani dan Ejakulasi Dini menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari).

Efek dari kebiasaan melakukan masturbasi lebih condong kepada masalah psikis dimana timbul pikiran terus-menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi anda, berpuasa, beribadah, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu Anda untuk melakukan masturbasi.

Ejakulasi dini memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi, dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. Memang tidak ada batasan waktu dalam definisi ini, jadi selama Anda merasa ejakulasi Anda cukup memuaskan dan tidak terlampau cepat maka Anda tidak mengalami ejakulasi dini. Namun hal ini paling baik dapat diketahui setelah seseorang melakukan hubungan seksual.

Jika yang Anda maksud sulit atau tidak dapat ereksi maka mungkin Anda mengalami disfungsi ereksi. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi.

Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa gangguan psikis yang disebabkan karena masturbasi atau onani memang secara tidak langsung dapat menyebabkan ejakulasi dini dan impotensi. Termasuk juga kesulitan untuk ereksi.

Untuk itu saat ini sebaiknya Anda menenangkan diri dan tidak perlu khawatir dan mengatasi rasa bersalah Anda. Alihkan nafsu seksual Anda ke hal-hal lain yang positif seperti yang sudah kami sebutkan di atas sehingga Anda tidak stres.

Demikian informasi seputar Onani dan Ejakulasi Dini yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.              

0 Komentar

Belum ada komentar