Sukses

Keputihan Karena Bakteri

21 Jun 2019, 12:41 WIB
Wanita, 27 tahun.

dok saya mengalami keputihan saya cek lab dengan hasil bakteri batang + gram negatif leukosit ++. apa yang harus saya lakukan dok ,selain minum obat dr dokter. apa setelah keputihan itu sembuh saya bisa progam hamil? mohon pencerahan nya dok🙏🙏

Terima kasih telah bertanya mengenai keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman.

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

- Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri

- Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya

- Rasa terbakar/panas/perih saat BAK

- Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental

- Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan.

Jika yang dialami adalah keputihan yang sangat banyak, berwarna seperti susu dan berbau amis, kemungkinan ini merupakan keputihan yang disebabkan oleh bakteri. Yang dibutuhkan adalah pengobatan dengan antibiotik dan pembersih vagina dengan pH sama dengan vagina, yaitu sekitar 3.5. Pencucian vagina dengan bahan-bahan seperti daun sirih dan lainnya tidak dianjurkan karena akan mengubah pH dan bisa membuat keputihan bertambah parah atau mudah kambuh.

Keputihan ini harus diobati dengan obat antijamur yang biasanya dimasukkan ke dalam vagina (sediaan ovula). Sebaiknya, Anda mendatangi dokter kulit atau dokter kandungan untuk mendapatkan obat yang tepat. Dengan melihat langsung saja, keputihan bisa dibedakan mana yang disebabkan karena jamur dan mana yang oleh bakteri.

Untuk memastikan penyebab keputihan Anda, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit dan kelamin atau dokter kandungan. Pemeriksaan langsung penting agar tidak salah pengobatan. Dan sebaiknya jangan berpindah-pindah dokter agar terapi yang diberikan bisa maksimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan seputar keputihan, semoga bermanfaat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar