Sukses

Seputar Demam Tifoid

13 Jun 2019, 11:08 WIB
Pria, 19 tahun.

Dokk,, apakah positif tipes dan seberapa parah ?? jika hasil lab. darah rutin leukosit 11.520; eritrosit 5,6; Segmen N. 83,6; Limfosit 14,3 dan yang lainnya kategori normal. Widal H, Bo = 1/160 O, Ao, Co, HA, HC = 1/80

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut memang kemungkinan besar Anda mengalami tifus (thyfoid).

Sakit tifus, atau yang dalam dunia kedokteran lebih dikenal sebagai demam tifoid, terjadi akibat adanya infeksi bakteri Salmonela typhii. Bakteri ini akan menyerang usus dan menimbulkan keluhan berupa demam tinggi, tubuh menggigil, badan lemah, sakit kepala, nafsu makan menurun, konstipasi atau diare, nyeri otot, dll. Infeksi ini ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar oleh tinja penderita tifoid, yang biasanya dibawa melalui lalat, tangan yang kotor, dll.

Penyakit ini dapat disembuhkan secara total dengan pemberian antibiotik yang tepat, seperti kloramfenikol, trimethoprim-sulfamethoxazole atau ciprofloxacin, untuk periode waktu tertentu. Obat-obat tersebut hanya dapat dikonsumsi dengan resep dokter, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan indikasi dokter, baik jenis obat, dosis dan lama penggunaannya, justru akan berakibat buruk bagi tubuh. Dengan pengobatan yang tepat dan istirahat saat fase akut akan memercepat proses penyembuhan demam tifoid. Bila tak terawat dengan baik, demam tifoid dapat berlangsung selama tiga minggu atau lebih. Penderita demam tifoid sebaiknya beristirahat untuk sementara waktu, hindari aktifitas yang terlalu tinggi selama masih sakit. Aktifitas dapat kembali seperti semula secara perlahan-lahan, setelah kondisi anda sudah lebih baik.

Makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita demam tifoid harus mengandung kalori dan protein yang cukup dan sebaiknya rendah serat untuk mencegah perdarahan dan perforasi pada usus. Sehingga konsumsi sayur-sayuran berserat sebaiknya dihindari terlebih dahulu. Dapat dilakukan konsumsi bertahap secara perlahan mulai dari cair, bubur lunak, tim, dan kemudian nasi biasa.

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

  • Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam,pedas dan berbumbu tajam
  • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencernaan
  • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil

berikut ini artikel yang dapat Anda baca tentang demam tifoid :

Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga bermanfaat. Salam Sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar