Sukses

Mengedan untuk Buang Air Kecil
10 Jun 2019, 11:41 WIB
Wanita, 44 tahun.

Siang dok, putra saya berumur 16 th nov nt 17 th. Ada keluhan kl buang air kecil ngden ato agak susah. Apa yang harus dilakukan ? Dan tepatnya ke dokter bagian apa?, terima kasih

Halo terima kasih telah bertanya tentang Mengedan untuk Buang Air Kecil melalui fitur Tanya Dokter

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab pertanyaan Anda. Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah keluhan ini terjadi sejak anak kecil atau baru- baru saja dialami? Jika keluhan ini sejak kecil, maka kemungkinan yang terjadi adalah kelainan saluran kencing, salah satunya tertutupnya lubang kencing sebagian atau fimosis. Namun bila keluhan baru- baru saja dialami, mungkin saja yang terjadia dalah infeksi saluran kemih.

Gejala mengedan saat buang air kecil disebut sebagai straining, serta keluarnya kencing sedikit-sedikit, adalah gejala infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  • ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  • ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin. 

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK. Karena tidak ada obat yang menjamin penyakit ini tidak kambuh lagi, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih dan asupan cairan yang cukup. Selain hal-hal tersebut, terkadang pemberian obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala(simptomatik) seperti untuk mengatasi nyeri ataupun demam yang menyertai dan juga untuk memberantas organisme penyebab infeksi saluran kemih tersebut. Untuk mengetahui pengobatan yang sesuai, perlu diketahui organisme penyebab yang dapat diketahui melalui pemeriksaan lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan urinalisis. 

Kami sarankan anak Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi atau dokter spesialis penyakit dalam untuk evaluasi lebih lanjut supaya diagnosis pasti dapat ditegakkan dan anda mendapat pengobatan yang tepat.

Untuk memperkaya wawasan Anda, baca juga :

Fimosis

6 Penyebab Umum Susah Buang Air Kecil

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Mengedan untuk Buang Air Kecil. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar