Sukses

Penyebab Sulit Ereksi

31 May 2019, 18:01 WIB
Pria, 16 tahun.

Dok ,saya mau tanya dan konsultasi saran , penis saya susah ereksi karna dulu sering onani hampir tiap hari dan dari dulu belum pernah mimpi basah ,jadi dari dulu saya masih sd sudah sering onani tetapi tidak mengeluarkan sperma ,tapi tiba2 waktu smp saat onani langsung ada keluar sperma ,dan saat itu ketika onani saya langsung ejakulasi dini ,setelah itu saya msih tetap onani, dan sekarang testis saya sangat kecil dan susah untuk ereksi ,bahkan pagi hari jarang dapat ereksi,serta susah untuk buang air kecil(saat kencing juga seperti lambat dan tidak tuntas) dan BAB tidak lancar , saya setiap hari jadi seperti lemas dan tidak bersemangat , kali ini saya sudah tidak melakukan onani lagi tetapi ereksi msih blm ada perubahan ,apakah saya bisa mimpi basah dan kembali normal seperti pria pada umumnya dok dan sembuh dari ejakulasi dini( umur saya 16 tahun saat ini) ?Ini juga kesalahan pada masalalu saya waktu kecil ,Saya ingin kejalan yang benar,Mohon bantuanya dok.Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda mengenai sulit ereksi pasti sangat mengganggu Anda.

Dari gejala yang Anda ceritakan kami menyimpulkan bahwa kemungkinan gangguan yang Anda alami bisa dikategorikan disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik.

Gangguan ereksi pria dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

1. Kelainan pembuluh darah

2. Kelainan persarafan

3. Obat-obatan

4. Kelainan pada penis

5. Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa ereksi, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar