Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Penularan HIV

28 May 2019, 22:08 WIB
Pria, 24 tahun.

Hai dok, saya mau nanya. Sebelumnya saya melakukan oral sex tanpa kondom dengan parner saya. Tanpa menelan sperma, hanya saja kondisinya pada saat itu penis tidak ereksi. Sempat terlihat ada cairan pre ejakulasi sebelum saya melakukan oral sex tapi saya masih ragu, karena kondisi saat itu remang - remang. Pertanyaan saya, apakah cairan pre ekakulasi bisa keluar saat penis tidak ereksi? Dan apakah itu beresiko besar menularkan HIV? Terimakasih.

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya melalui layanan e-konsultasi Tanya Dokter klikdokter.com

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Jika Anda pernah melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang beresiko bisa saja Anda memiliki risiko penularan HIV karena belum tentu Anda mengetahui kondisi kesehatan pasangan Anda.

Untuk terinfeksi HIV tentunya ada penularan.

Berikut cara penularan HIV:

Lewat cairan darah:Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV

Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan

Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah

Lewat cairan sperma dan cairan vagina :Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus. Termasuk cairan preejakulasi juga dapat mengandung virus HIV.

Lewat Air Susu Ibu :Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.Bila tidak ada kontak dengan darah (misalnya pertemuan luka dengan luka) dan tidak ada pertukaran cairan vagina/mani maka risiko untuk tertularnya HIV tidak ada.

Gejala Awal dari infeksi HIV-AIDS adalah:

- Nyeri kepala

- Diare

- Mual dan Muntah

- Lelah

- Nyeri otot

- Nyeri menelan

- Lesi merah pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada

- Demam

 

Jika Anda memiliki faktor resiko, Anda dapat melakukan pemeriksaan laboratorium HIV dengan melakukan konseling sebelumnya.

Jika Anda tidak memiliki faktor resiko, mual muntah yang Anda alami dapat saja karena sebab lain seperti sakit maag, infeksi saluran pencernaan, dsb. Anda dapat melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut ke dokter Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga Bermanfaat

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar