Sukses

PCOS

25 May 2019, 14:21 WIB
Wanita, 26 tahun.

Selamat pagi Dok.. Dok saya mau tanya, saya Elia Umur 26 Tahun. Semenjak gadis mulai dari SMP saya sudah mentruasi, tapi mentruasi saya tidak pernah lancar. dan sering kali dalam waktu jangka yang lama saya baru menstruasi. waktu sekolah saya sudah pernah cek ke dokter kandungan. setelah diperiksa ternyata saya terkena kista. perut sebelah kiri sering sakit waktu itu. setelah itu saya diberi obat agar saya bisa menstruasi dan kata dokter kista kecil dan tidak apa2. setelah bberapa hari saya menstruasi. tapi lama lama haid saya tidak teratur lagi. sampai saya setelah menikah. haid saya mulai teratur, kemudian 3 bulan saya tidak haid. saya pikir saya hamil dok, ternyata setelah saya periksakan lagi saya terkena PCOS. sel telur saya kecil. dan ovarium saya sebelah kiri lebih besar daripada yang kanan. sedangkan yang kanan normal, bagus dan sehat kata dokter. bagaimana cara pengobatan pcos ini dok.. saya ingin hamil.. dan apa saja makanan yang dianjurkan untuk penderita PCOS dan makanan yang harus dihindari serta bagaimana pola hidup sehat yang baik untuk penderita pcos.. terimakasih Dokter...

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah bertanya tentang PCOS menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) merupakan suatu kelainan hormonal dengan beberapa gejala khas yang ditandai oleh adanya sejumlah kista pada ovariumnya (indung telur). PCOS terjadi pada 5-10% wanita dan merupakan penyebab tersering gangguan kesuburan (infertilitas) pada wanita.

Gejala utama dari penderita PCOS yaitu adanya gangguan pada siklus menstruasi dan adanya peningkatan kadar hormon pria (androgen), seperti berjerawat, pertumbuhan rambut yang berlebih di seluruh tubuh (hirsutism), dll. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya.

Disamping mengalami peningkatan kadar hormon pria, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin perifer dan hiperinsulinemia (tingginya kadar insulin dalam tubuh) akibatnya penderita PCOS cenderung akan mengalami gangguan dalam pengaturan metabolisme lemak (lipid) dan pengaturan kadar gula darah (kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh seperti yang terjadi pada penderita gula darah), sehingga mereka menjadi obesitas.

PCOS mepengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal.

Untuk mengatasi masalah gangguan kesuburan, diperlukan terapi hormonal lainnya (seperti obat kontrasepsi oral), metformin, obat penyubur (clomiphene) yang dapat diberikan oleh dokter. Selain itu dapat juga dilakukan terapi Laparoscopic ovarian drilling (LOD) yaitu operasi sederhana yang menggunakan laser/panas untuk menghancurkan jaringan ovarium yang memproduksi androgen, seperti testosteron.

Demikian informasi tentang PCOS yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar