Sukses

Normalkah Kaki Bengkak Saat Hamil?

18 May 2019, 17:02 WIB
Wanita, 29 tahun.

Dok. mau tanya saya sedang hamil 13 minggu, knp kaki saya agak bengkak?apakah itu wajar?dan bagaimana mengatasinya.tks dok

Terimakasih telah bertanya tentang kaki bengkak dan kehamilan melalui fitur Tanya Dokter.

Pada perempuan yang hamil, kaki bengkak memang sering menjadi muncul pada akhir trimester kedua atau awal trimester tiga. Sekitar 75% perempuan hamil mengalami keluhan ini, dari derajat ringan hingga berat. Keluhan kaki bengkak biasanya terjadi di sekitar pergelangan kaki dan telapak kaki. Bengkak dapat memburuk saat cuaca panas atau ketika mencapai penghujung hari, khususnya bila Anda sepanjang hari banyak berdiri atau duduk. Penyebab kaki bengkak saat hamil pada umumnya karena peningkatan cairan tubuh, baik peningkatan volume darah maupun cairan antar sel. Pembengkakan derajat ringan yang hanya terjadi di kaki dan membaik dengan istirahat, tidak perlu Anda khawatirkan. Gejala ini masih dapat dianggap normal.

Meskipun bagian paling bawah dari tubuh adalah bagian yang paling sering terkena pembengkakan akibat retensi air ini, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan terjadi pembengkakan di daerah tangan bahkan muka. Pada kasus-kasus dengan derajat pembengkakan yang berat seperti ini, berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab selain retensi cairan, misalnya peningkatan kadar protein darah. Apabila pembengkakan yang Anda alami tiap hari makin memburuk dan tidak membaik setelah melakukan tips-tips di bawah ini, segeralah temui dokter Anda untuk menyingkirkan dugaan preeklampsia atau hipertensi dalam kehamilan. Tips-tips untuk mengatasi kaki bengkak adalah sebagai berikut:

  • Hindari berdiri dan duduk dalam waktu lama secara terus menerus. Berilah jeda waktu atau fase istirahahat, misalkan dengan berdiri atau berjalan-jalan sambil melakukan peregangan kaki dan telapak kaki.
  • Naikkan posisi kaki Anda ke atas dengan posisi lebih tinggi dari jantung Anda.
  • Hindari penggunaan stoking/kaos kaki/legging yang terlalu ketat. Hal ini dapat mengganggu sirkulasi darah Anda.
  • Jika Anda tidur, posisi tubuh sebaiknya miring ke kiri (jangan terlentang). Hal ini bertujuan agar rahim tidak menekan vena cava inferior (pembuluh darah balik ke jantung) sehingga aliran darah menuju jantung maksimal, dan darah yang dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh dan ke janin juga maksimal.
  • Belilah ukuran sepatu yang sesuai dengan kaki “baru” Anda. Meskipun kaki Anda bengkak sementara, bukan berarti Anda harus memakai sandal atau justru menyiksa kaki Anda selama sisa kehamilan Anda dan mengganggu sirkulasi darah ke kaki.

Bila kaki bengkak ini kian mengganggu aktivitas Anda, segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

Demikian informasi yang dapat diberikan seputar kaki bengkak dan kehamilan, semoga bermanfaat. Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar