Sukses

Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara
14 May 2019, 23:13 WIB
Pria, 2 tahun.

halo dok, saya mau tanya, saya punya adik umur 2 tahun, tapi adik saya tidak mau jauh jauh dari ibu saya, ketika diajak keluar untuk main sama anak anak seusianya tidak mau lepas dari mama, tapi waktu dirumah sendiri biasa saja. terus ketika dirumah juga mama saya mau pergi ke dapur atau wc pasti ga mau ditinngal, adik saya juga kosa katanya masih sangat sedikit, solusi untuk adik saya gmana ya dok ?

Terima kasih telah bertanya seputar Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Berbicara dan pengenalan bahasa pada anak merupakan proses yang dinamis.  Pembentukan  bahasa sendiri memilki beberapa aspek yang harus dimiliki antara lain mengerti, memproses, baru setelah itu memproduksi suatu komunikasi.  Proses produksi suatu komunikasi juga merupakan proses yang rumit, dimulai dari perintah otak terhadap organ yang membentuk artikulasi (rongga mulut, gigi geligi, lidah, dan sebagainya) sampai dengan tahap pengiriman udara dari paru-paru untuk membentuk suara. 

Tahapan pengenalan bahasa dan berbicara pada anak adalah proses penting dalam pencapaian tumbuh kembang anak. Tidak jarang kita menemui anak usia 2 tahun yang belum bisa bicara dan berkomunikasi dengan orang lain. Apakah hal ini merupakan hal yang normal?

Kesulitan anak dalam berkomunikasi bisa meliputi beberapa kelainan antara lain :

  1. Gangguan artikulasi / pengucapan seperti gagap
  2. Kualitas suara yang tidak normal sehingga menyulitkan berbicara (anak dengan bibir sumbing)
  3. Kesulitan berbicara dengan susunan kalimat yang tidak benar
  4. Terdapat kelainan yang mendasari seperti retardasi mental, lumpuh otak, dan kelainan fungsi pendengaran
  5. Terdapat dua bahasa yang dipergunakan sekaligus
  6. Autisme

Sebelum menentukan apakah anak mengalami keterlambatan bicara atau tidak, kita harus mengetahui tahapan bicara yang normal dilalui seorang anak.

Usia 1-6 bulan

Merespon suara orang lain dengan “cooing” atau bunyi-bunyian yang dikeluarkan oleh bayi

Usia 6-9 bulan

“ Babbling “ , yaitu yang biasa kita sebut dengan mengoceh

Usia 10-11 bulan

Mengikuti suara orang lain, bicara mama/dada tanpa tujuan

Usia 12 bulan

Bicara mama/dada bertujuan (mama untuk mama si anak), mengikuti 2-3 kata

Usia 13-15 bulan

Bicara 4-7 kata , isi pembicaraan anak kebanyakan belum dapat dimengerti

Usia 16-18 bulan

Bicara 10 kata, mengulang kata yang diucapkan orang lain

Usia 19-21 bulan

Bicara 20 kata, bicara anak mulai dapat dimengerti oleh orang lain

Usia 22-24 bulan

Bicara lebih dari 50 kata, dapat membuat kalimat dengan 2 buah kata, sebagian besar kalimat bisa dimengerti orang lain

Usia 2-2.5 tahun

Bicara lebih dari 400 kata, termasuk nama, dapat membuat kalimat dengan 2-3 kata, isi pembicaraan semakin mudah dimengerti

Usia 2.5-3 tahun

Mengetahui usia dan jenis kelamin, dapat menghitung sampai dengan 3, menggunakan 3-5 kata dalam satu kalimat, isi pembicaraan mudah dimengerti

Usia 3-4 tahun

Menggunakan 3-6 huruf per kalimat, membentuk kalimat tanya, dapat membuat cerita

Usia 4-5 tahun

Menggunakan 6-8 huruf per kalimat, dapat mengenali warna, dapat menghitung hingga angka 10

Setelah mengetahui tahapan tumbuh kembang dalam bicara dan pengenalan bahasa, ketika anak belum dapat mencapai kemahiran berbicara sesuai tahapan tumbuh kembangnya, kapan orangtua harus mulai mencari bantuan?

  • Apabila anak tidak “babbling”  pada usia 12-15 bulan
  • Apabila anak tidak merespon perintah sederhana pada usia 18 bulan
  • Apabila anak tidak bicara pada usia 2 tahun
  • Apabila anak belum bisa membuat kalimat pada usia 3 tahun
  • Apabila anak belum bisa menyampaikan cerita pada usia 4-5 tahun

Terkadang sebagai orangtua, berat rasanya menyadari kenyataan bahwa saat ini tumbuh kembang anak tidak sesuai dengan anak seusianya. Walaupun sulit, namun hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Apabila memang anak memenuhi kriteria untuk mencari bantuan, jangan tunda, segeralah berkonsultasi dengan ahlinya, dokter spesialis anak tumbuh kembang. Semakin cepat diatasi maka perkembangan anak diharapkan akan lebih baik. Apa yang bisa diusahakan untuk memperbaiki kondisi ini di rumah ?

  • Dengarkan lagu-lagu untuk anak
  • Apabila anak menunjuk sesuatu, tanyakan kepadanya. Misalnya anak menunjuk biskuit, “ Apakah kamu mau biskuit?” Sebelum memberi, tanyakan ulang “Apakah ini?” Biskuit” . Hal ini dilakukan untuk mendorong anak mengulangi kata-kata.
  • Ajari anak mengenal segala benda yang berada di sekitarnya
  • Batasi menonton televisi 1-2 jam sehari
  • Usahakan untuk selalu mendampingi anak ketika menonton televisi, bicarakan mengenai acara yang sedang ditonton
  • Bercengkerama ketika saat makan bersama
  • Bacakan cerita secara interaktif seperti tanyakan kepada anak mengenai cerita yang dibacakan atau minta anak untuk menunjuk, menyuarakan, atau menyentuh gambar yang ada di dalam cerita

Untuk usia anak 2 tahun masih sangat wajar terlalu dekat dengan ibu dirumah karena orang yang paling sering dilihat dan ada bersama anak. Serta usia anak 2 tahun belum mengenal sosialisasi dengan baik. Karena anak usia 2 tahun tidak diwajibkan sekolah, hanya jika orang tua ingin menyekolahkan anak usia dini. Sosialisasi anak usia 2 tahun dapat terbentuk dirumah dan lingkungan rumah sekitar. Sebaiknya yang tinggal bersama anak 2 tahun tetap berinteraksi layaknya mengerti apa yang diucapkan walaupun harus menerka. Agar tidak hanya dekat dengan ibu, melainkan anggota keluarga lainnya. Kemudian jika ada teman seusianya seringlah untuk di ajak bermain bersama, sedikit demi sedikit dapat terjadi sosialisasi walaupun anak tidak sekolah usia dini. 

Demikian informasi seputar Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.              

0 Komentar

Belum ada komentar