Sukses

Tanda Persalinan
14 May 2019, 23:01 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok, saya hamil ke2 dan hpl 23 mei, hamil pertama abortus dok, slma khmilan ke2 ini saya sering sakit. Malah sempat rawat inap. Kaki, tangan, dan wajah juga bengkak. Pengaruh gak ya ke bayi saya dok? Dan ciri2 mau lahiran itu gmna? Apakah keputihan kental ïtu juga salah satu ciri mau lahiran?

Terima kasih telah bertanya seputar Tanda Persalinan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Mendekati proses persalinan, terdapat tanda-tanda yang dapat dikenali. Dengan mengetahui tanda-tanda persalinan tersebut ibu hamil akan mengerti kapan saat yang tepat untuk pergi ke rumah sakit dan apa saja yang dapat dilakukan bila tanda-tanda persalinan ini datang.

Tanda-tanda tersebut antara lain:

1. Lendir bercampur darah

Sumbatan yang tebal pada mulut rahim terlepas sehingga menyebabkan keluarnya lendir kemerahan karena bercampur darah. Hal ini dapat terjadi beberapa hari sebelum persalinan dan kemungkinan hal tersebutlah yang Anda sebutkan sebagai flek tadi. Tunggulah sampai Anda mendapat kontraksi yang teratur atau air ketuban pecah, sebelum anda pergi kerumah sakit. Anda harus menghubungi dokter anda bila terjadi pendarahan hebat.

2. Air ketuban pecah

Kantung ketuban yang mengelilingi bayi pecah sehingga air ketuban keluar. Normalnya air ketuban adalah cairan yang bersih, jernih dan tidak berbau.

3. Kontraksi yang teratur

Mulai usia kehamilan 38 minggu, umumnya timbul kontraksi tidak teratur yang disebut kontraksi Braxton hick. Namun kontraksi tersebut bukan termasuk tanda persalinan.

Kontraksi yang menandakan proses persalinan timbul secara teratur. Awalnya kontraksi hanya sebentar kemudian bertambah lama, bertambah sering dan bertambah kuat. Kontraksi terjadi simetris di kedua sisi perut mulai dari bagian atas dekat saluran telur ke seluruh rahim, dan nyeri tidak hilang/kurang dengan istirahat atau elusan.

Pada perempuan yang hamil, kaki bengkak seringkali menjadi keluhan umum di akhir trimester kedua atau ketika memasuki trimester tiga. Sebanyak 75% perempuan hamil akhirnya mengalami keluhan ini, dari derajat yang paling ringan hingga yang berat.

Keluhan kaki bengkak biasanya terjadi di lokasi sekitar pergelangan kaki dan telapak kaki. Bengkak ini dapat memburuk saat cuaca panas atau ketika mencapai penghujung hari, khususnya bila Anda sepanjang hari banyak berdiri atau duduk.

Penyebab kaki bengkak saat hamil pada umumnya karena peningkatan cairan tubuh, baik peningkatan volume darah maupun cairan antar sel, dan bahkan karena adanya cairan ketuban. Pembengkakan derajat ringan yang hanya terjadi di kaki dan membaik dengan istirahat, tidak perlu Anda khawatirkan. Gejala ini masih dapat dianggap normal.

Meskipun bagian paling bawah dari tubuh adalah bagian yang paling sering terkena pembengkakan akibat retensi air ini, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan terjadi pembengkakan di daerah tangan bahkan muka. Ini mengacu pada kondisi yang lebih berbahaya. Untuk itu bila anda mengalami yang demikian, segeralah memeriksakan diri kepada dokter spesiaslis kebidanan dan kandungan anda.

Demikian informasi seputar Tanda Persalinan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.              

0 Komentar

Belum ada komentar