Sukses

Lenting Herpes Pecah
14 May 2019, 21:31 WIB
Pria, 17 tahun.

selamat malam dok, saya mau nanya apa yang harus saya lakukan jika lembung pada herpes pecah?

Terima kasih telah bertanya seputar herpes dan penularannya di fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Virus herpes memiliki masa inkubasi 3-5 hari, setelah itu pada daerah kemaluan akan timbul gerombolan vesikel, di atas kulit kemerahan dan dirasakan nyeri, bila pecah meninggalkan bekas. Sering disertai pembesaran kelenjar yang nyeri. Penyakit sembuh dalam 2-3 minggu. Penyakit ini tidak mengancam nyawa pada orang dewasa namun sering kumat, timbul pada tempat yang sama dan biasanya lebih ringan dari gejala infeksi pertama. Penularannya hampir selalu terjadi melalui hubungan seksual. Penyakit ini disebut dengan Herpes Simpleks.

Herpes simpleks adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks tipe I atau tipe II yang ditandai oleh adanya vesikel (gelembung) berkelompok di atas kulit yang sembab dan merah, mengenai alat kelamiin dan mukosa mulut. Sedangkan herpes zoster adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zooster (virus cacar) yang menyerang kulit dan mukosa. Penyakit herpes simpleks termasuk dalam kategori penyakit infeksi menular seksual karena ditularkan terutama melalui hubungan seksual.

Terdapat 2 tipe HSV yang dapat menyebabkan genital herpes:

HSV tipe 1 - umumnya menyebabkan demam, perih dan lenting-lenting di sekitar bibir dan mulut. Virus ini dapat menyebar ke area kelamin melalui seks oral. Kekambuhannya lebih jarang dibandingkan dengan infeksi HSV tipe 2.

HSV tipe 2 - merupakan virus yang paling sering menyebabkan genital herpes. Virus menyebar melalui hubungan seksual dan kontak kulit. Virus ini sangat menular sekalipun Anda tidak memiliki keluhan atau kelainan yang kelihatan.Bila ada gejala awal, dapat seperti gejala flu, yaitu pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan, sakit kepala, nyeri otot (pegal-pegal) dan demam. Sedangkan gejala pada kelamin yang dapat timbul adalah sebagai berikut:

  • Rasa perih/nyeri maupun gatal yang dimulai sejak 2-10 hari setelah berhubungan seksual dengan pasangan yang terinfeksi HSV
  • Muncul lenting-lenting kecil kemerahan beberapa hari kemudian, yang dapat mengeluarkan cairan bening
  • Ulkus (luka dalam) yang terbentuk ketika lenting pecah atau berdarah
  • Koreng yang terbentuk ketika ulkus menyembuh

Gejala nyeri umumnya akan terus dirasakan hingga infeksi menyembuh. Bila sudah terbentuk ulkus, dapat menimbulkan rasa sakit saat BAK.

Apakah herpes bisa diobati? Setelah infeksi primer, HSV akan menjadi laten (menetap) di sel saraf dan apabila kondisi Anda sedang drop atau kekebalan tubuh menurun, maka HSV dapat kambuh kembali. Dan hingga saat ini belum ada terapi yang dapat memberikan kesembuhan total terhadap infeksi virus herpes simpleks. Akan tetapi pemberian obat antivirus tertentu (seperti asiklovir, valasiklovir, famsiklovir) dapat membantu memendekkan durasi penyakit dan memperpanjang interval kekambuhan.

Yang terpenting adalah menjaga kekebalan tubuh dengan asupan nutrisi cukup, istirahat cukup, dan berolahraga secara teratur. Dan mengingat virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, maka sebaiknya pasangan Anda juga menjalani pemeriksaan yang sama, karena keduanya harus diobati jika terbukti positif menderita HSV. Jika infeksi virus sudah tidak aktif tidak akan menular ke orang lain, akan tetapi kami sarankan agar Anda setia melakukan hubungan seksual pada satu pasangan, menggunakan kondom lateks secara konsisten dan benar ketika berhubungan untuk mengurangi risiko penularan herpes, jika gejala herpes muncul kembali segera hentikan aktifitas seksual. Jika lenting herpes pecah, jangan sering menyentuh bekas luka tersebut karena dapat mengakibatkan infeksi sekunder oleh bakteri. Sebaiknya segera diperiksakan ke dokter spesialis kulit dan kelamin agar diberi pengobatan yang tepat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar